125 RTLH di Pasuruan Direhab Tahun Ini

Rabu, 7 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan meningkatkan komitmennya dalam memperbaiki kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Pada tahun 2026, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menargetkan perbaikan 125 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di sejumlah wilayah.

Jumlah tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyasar 49 RTLH. Kenaikan ini dinilai menjadi sinyal kuat keberpihakan pemerintah daerah terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya sektor perumahan.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono, mengatakan program perbaikan RTLH tahun ini sepenuhnya didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Setiap rumah akan menerima bantuan senilai Rp 20 juta.

“Alhamdulillah, tahun ini ada 125 RTLH yang akan kita perbaiki. Jumlahnya jauh lebih banyak dibanding tahun lalu,” ujar Eko, Selasa (6/1/2026).

Menurut Eko, bantuan tersebut bersifat stimulus, sehingga penggunaannya difokuskan pada perbaikan bagian rumah yang paling krusial, seperti atap, lantai, dan dinding. Penentuan prioritas disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing rumah.

“Bantuan ini sifatnya stimulus. Dana Rp 20 juta dipakai untuk perbaikan dengan skala prioritas. Jika masih kurang, bisa dilengkapi melalui swadaya masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, proses pelaksanaan perbaikan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Eko menyebut, tahapan awal tahun masih difokuskan pada administrasi dan sosialisasi kepada calon penerima bantuan.

“Karena ini masih awal tahun, penerima kami minta bersabar. Yang penting, seluruhnya akan direalisasikan tahun ini dan akan kami informasikan secara resmi,” tambahnya.

Program perbaikan RTLH ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kelayakan hunian, tetapi juga berdampak pada kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup warga Pasuruan secara berkelanjutan.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru