Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Senam Jantung Sehat YJI Sidoarjo di Delta Graha, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelatihan Senam Jantung Sehat YJI Sidoarjo di Delta Graha, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Upaya menekan risiko penyakit jantung di Kabupaten Sidoarjo mulai digencarkan secara sistematis. Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sidoarjo melatih 140 instruktur Senam Jantung Sehat (SJS) sebagai garda depan perubahan gaya hidup masyarakat.

Pelatihan digelar di Delta Graha, Selasa (5/5), dengan melibatkan peserta dari seluruh kecamatan. Program ini menjadi langkah preventif di tengah meningkatnya kasus penyakit tidak menular akibat pola hidup sedentari.

Ketua YJI Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi, menegaskan penyakit jantung masih menjadi ancaman serius yang dipicu gaya hidup modern. Minimnya aktivitas fisik dan tingginya konsumsi makanan instan dinilai memperburuk kondisi kesehatan masyarakat.

“Kurangnya aktivitas fisik menjadi pemicu utama. Karena itu, senam jantung sehat harus digalakkan sebagai gerakan bersama,” ujarnya.

Fenomena ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga mulai mengancam anak-anak. Kebiasaan penggunaan gawai yang tinggi membuat generasi muda semakin jarang bergerak, meningkatkan risiko obesitas sejak dini.

“Konsumsi makanan instan tinggi pengawet tanpa aktivitas fisik bisa merusak kesehatan. Anak-anak sekarang juga kurang bergerak,” tegas Sriatun.

Pelatihan ini tidak sekadar mengajarkan teknik senam, tetapi juga edukasi pola hidup sehat. Instruktur dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui aktivitas rutin dan pola makan seimbang.

Langkah ini dinilai penting karena pencegahan jauh lebih efektif dibanding pengobatan. Dengan pendekatan komunitas, perubahan perilaku masyarakat diharapkan bisa terjadi lebih cepat dan merata.

Para peserta ditargetkan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu menggerakkan masyarakat hingga tingkat RT dan desa untuk rutin berolahraga.

“Peserta harus menjadi motor penggerak. Ajak keluarga dan lingkungan untuk hidup lebih sehat,” katanya.

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang seleksi instruktur terbaik yang akan dipersiapkan mengikuti kejuaraan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Hal ini menunjukkan bahwa program tidak hanya berdampak kesehatan, tetapi juga membuka ruang prestasi.

Bagi masyarakat, manfaat program ini cukup nyata. Selain meningkatkan kebugaran, senam jantung sehat juga dapat menekan risiko penyakit kronis, mengurangi beban biaya kesehatan, serta meningkatkan produktivitas warga.

YJI Sidoarjo berharap gerakan ini menjadi budaya baru yang berkelanjutan. Dengan keterlibatan masyarakat secara aktif, upaya pencegahan penyakit jantung tidak lagi bersifat sporadis, tetapi menjadi gerakan kolektif.

“Ini bukan sekadar olahraga, tapi gerakan preventif untuk masa depan kesehatan masyarakat,” pungkas Sriatun.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru