Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi menghapus denda pajak daerah mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026. Kebijakan ini menjadi langkah agresif untuk mengejar kepatuhan wajib pajak sekaligus meringankan beban ekonomi warga yang masih menunggak.

Program ini menyasar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga tahun pajak 2025. Selain itu, pembebasan denda juga berlaku untuk pajak sektor jasa dan usaha, termasuk makanan-minuman, listrik, perhotelan, parkir, hiburan, reklame, hingga pajak air tanah.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Tingginya tunggakan pajak dinilai berpotensi menghambat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi tulang punggung pembiayaan layanan publik dan pembangunan.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan kebijakan ini adalah bentuk intervensi langsung pemerintah untuk memperbaiki kepatuhan pajak tanpa membebani masyarakat.

“Ini kesempatan bagi masyarakat untuk melunasi kewajiban tanpa denda. Kami harap dimanfaatkan sebelum batas waktu berakhir,” ujar Subandi.

Ia menambahkan, pajak daerah memiliki dampak langsung terhadap kualitas infrastruktur dan layanan publik. Setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan jalan, fasilitas kesehatan, hingga pelayanan dasar lainnya.

“Pajak adalah gotong royong. Kalau patuh, pembangunan bisa berjalan dan manfaatnya dirasakan bersama,” tegasnya.

Untuk memastikan akses yang lebih mudah, Pemkab Sidoarjo membuka berbagai kanal pembayaran, mulai dari perbankan, gerai ritel modern, hingga platform digital seperti QRIS dan virtual account. Digitalisasi ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan partisipasi masyarakat.

Program bebas denda ini sekaligus menjadi ujian efektivitas kebijakan fiskal daerah. Jika berhasil, bukan hanya meningkatkan PAD, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pelayanan pajak.

Pemkab Sidoarjo mengimbau masyarakat tidak menunda pembayaran dan segera memanfaatkan periode insentif ini. “Jangan tunggu mendekati batas akhir. Manfaatkan sekarang,” pungkas Subandi.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru