BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Rangkaian Haul Pesantren Darussalam Blokagung 2026 berlangsung semarak dan khidmat selama tiga hari, Senin hingga Rabu (5–7/1/2026). Kegiatan keagamaan tahunan ini kembali menegaskan peran strategis pesantren dalam membangun sumber daya manusia Banyuwangi yang berkarakter dan berdaya saing.
Salah satu agenda utama adalah Tasyakuran Khotmil Quran bil Hifdzi yang digelar Selasa (6/1/2026) pagi. Puluhan santriwan dan santriwati resmi diwisuda sebagai penghafal Al-Quran, menandai keberhasilan pendidikan tahfidz yang terus berkembang di lingkungan pesantren.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir langsung dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi konsistensi pesantren dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. “Pesantren memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter generasi. Tidak hanya mencerdaskan intelektual, tetapi juga menanamkan akhlakul karimah,” ujar Ipuk.
Menurut Ipuk, kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kemajuan Banyuwangi tidak bisa dilepaskan dari peran lembaga pendidikan keagamaan. “Tidak ada pembangunan daerah yang berjalan baik tanpa SDM yang terdidik dan memiliki kualitas moral yang kuat,” tegasnya.
Ipuk juga secara khusus mengenang jasa KH Mukhtar Syafaat, pendiri Pesantren Darussalam Blokagung. Di tengah keterbatasan dan kondisi Blokagung yang masih berupa belantara, almarhum merintis dakwah dan pendidikan Islam dengan penuh ketekunan. “Kita patut berterima kasih kepada Kiai Mukhtar Syafaat yang membabat alas dan meletakkan dasar pendidikan Islam hingga berkembang pesat seperti sekarang,” kata Ipuk.
Kehadiran Bupati Ipuk disambut hangat oleh Dewan Pengasuh PP Darussalam Blokagung. KH Hisyam Syafaat menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. “Kehadiran Ibu Bupati menjadi kehormatan dan motivasi bagi para santri agar terus belajar dan mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian Haul Blokagung 2026 akan mencapai puncaknya pada Rabu (7/1/2026) pagi melalui pengajian akbar bersama KH Faiz Syukron Makmun dari Jakarta. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diperkirakan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat posisi Blokagung sebagai pusat dakwah dan pendidikan Islam di Banyuwangi.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








