BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyatakan komitmennya mendukung percepatan Program Koperasi Merah Putih (KMP), salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.
Bentuk dukungan konkret tersebut diwujudkan melalui penyediaan dan pemanfaatan aset daerah sebagai lokasi pembangunan kantor Koperasi Merah Putih. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat operasional koperasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan ekonomi berbasis gotong royong.
“Aset Pemkab bisa digunakan untuk bangunan kantor KMP, guna percepatan program ekonomi kerakyatan ini. Ini bentuk dukungan Pemkab terhadap program prioritas Presiden,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (2/1/2026).
Salah satu realisasi dukungan itu ditandai dengan dimulainya pembangunan kantor Koperasi Merah Putih di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi. Kantor koperasi tersebut dibangun di atas lahan milik Pemkab Banyuwangi yang berada di kawasan Kantor Kelurahan Karangrejo.
Prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan pada 31 Desember 2025 lalu oleh Bupati Ipuk bersama Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya.
Ipuk mengungkapkan, selain Karangrejo, sejumlah desa dan kelurahan lain juga telah mengajukan permohonan pemanfaatan aset daerah untuk pembangunan kantor KMP. Menurutnya, dukungan lahan menjadi faktor penting dalam mempercepat berdirinya koperasi di tingkat lokal.
Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya menyampaikan apresiasi atas sinergi Pemkab Banyuwangi dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan fisik KMP. Groundbreaking di Karangrejo tercatat sebagai titik ke-82 pembangunan KMP yang difasilitasi Kodim bersama pemerintah daerah.
“Dukungan pemkab dan desa sangat bermanfaat, terutama terkait ketersediaan lahan. Kami menargetkan hingga akhir Januari 2026 akan berdiri enam kantor KMP baru di Banyuwangi,” kata Triyadi.
Ia menambahkan, proses pembangunan KMP mengusung konsep karya bakti padat karya dengan melibatkan warga sekitar. “Selain membuka lapangan kerja sementara, material pembangunan juga diprioritaskan berasal dari toko bangunan lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.”tandasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








