Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan menyerahkan bantuan combine harvester kepada tiga kelompok tani di Lamongan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan menyerahkan bantuan combine harvester kepada tiga kelompok tani di Lamongan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai mempercepat modernisasi sektor pertanian untuk menjaga produktivitas pangan di tengah tantangan biaya produksi dan kebutuhan panen yang semakin tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan mesin panen modern atau combine harvester kepada tiga kelompok tani di Lamongan.

Bantuan alat panen jenis Combine Harvester Bimo 110 Plus itu diserahkan langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Kamis (7/5/2026).

Tiga kelompok tani penerima bantuan tersebut berasal dari Kecamatan Sugio, Sekaran, dan Kembangbahu. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan efisiensi pertanian sekaligus menjaga posisi Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Modernisasi alat pertanian dinilai penting karena berdampak langsung pada kecepatan panen, pengurangan kehilangan hasil, hingga efisiensi biaya tenaga kerja petani. Dengan mesin panen modern, proses panen yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini bisa dilakukan lebih cepat dan tepat waktu.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes mengatakan mekanisasi pertanian menjadi strategi penting untuk meningkatkan hasil produksi pangan daerah.

“Kami ingin pertanian di Lamongan semakin modern. Mulai dari proses tanam sampai panen dilakukan secara mekanis agar hasilnya lebih maksimal, efisien, dan produktivitas petani meningkat,” ujarnya.

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan mencatat hingga 6 Mei 2026, realisasi luas tambah tanam mencapai 65.426 hektare atau sekitar 28,04 persen dari target pusat sebesar 233.327 hektare. Pemkab menilai percepatan mekanisasi diperlukan agar target produksi dan luas tanam dapat tercapai.

Kepala Desa Kebalankulon, Andik Sudarno menyebut bantuan tersebut akan sangat membantu petani, terutama saat musim panen serentak yang sering terkendala minimnya alat.

“Dengan bantuan combine ini, pelayanan kepada petani akan lebih cepat dan hasil panen juga bisa lebih optimal,” katanya.

Adapun tiga kelompok tani penerima bantuan yakni Poktan Sri Rejeki Kayen Desa Jubelkidul Kecamatan Sugio, Poktan Luhur 1 Desa Kebalankulon Kecamatan Sekaran, dan Poktan Sekar Arum Desa Gintungan Kecamatan Kembangbahu.

“Harapannya, kesejahteraan petani ikut meningkat seiring produktivitas pertanian yang terus tumbuh,” pungkas Pak Yes.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru