Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Lubuk Linggau menghadiri penyerahan kendaraan operasional Koperasi Merah Putih di Lapangan Kodim 0406 Lubuk Linggau, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sekda Lubuk Linggau menghadiri penyerahan kendaraan operasional Koperasi Merah Putih di Lapangan Kodim 0406 Lubuk Linggau, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LUBUK LINGGAU, RadarBangsa.co.id – Pemerintah mulai mempercepat penguatan ekonomi berbasis desa dan kelurahan melalui program Koperasi Merah Putih (KMP). Salah satu langkah konkretnya ditunjukkan lewat penyaluran kendaraan operasional roda tiga kepada puluhan koperasi di wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (7/5/2026).

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Lapangan Kodim 0406 Lubuk Linggau itu dinilai penting karena menyasar langsung kebutuhan operasional koperasi masyarakat. Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung distribusi barang, aktivitas usaha, hingga memperkuat rantai ekonomi warga di tingkat desa dan kelurahan.

Wali Kota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H Trisko Defriyansa hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat daerah dari tiga wilayah.

Pada tahap awal, pemerintah menyalurkan bantuan kepada 31 desa dan kelurahan. Masing-masing koperasi menerima dua unit kendaraan roda tiga untuk menunjang kegiatan usaha dan pelayanan ekonomi masyarakat.

Mewakili Dandim 0406 Lubuk Linggau Letkol Inf Danny Steven Surbakti, Sekda Musi Rawas H Ali Sadikin mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

“Kendaraan ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan memperkuat mekanisme pasar di desa maupun kelurahan,” ujar Ali Sadikin.

Menurutnya, keberadaan kendaraan operasional dapat membantu koperasi memperluas jangkauan distribusi usaha warga, terutama pelaku UMKM dan sektor ekonomi kecil yang selama ini terkendala akses angkutan maupun biaya distribusi.

Namun demikian, ia juga mengingatkan agar bantuan pemerintah tidak bernasib sama seperti sejumlah aset sebelumnya yang terbengkalai akibat minim perawatan dan pengelolaan.

“Jangan sampai aset bantuan pemerintah cepat rusak karena tidak dirawat. Koperasi harus dikelola profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan bagian dari agenda nasional pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.

Di Kota Lubuk Linggau, saat ini telah terbentuk tiga Koperasi Kelurahan Merah Putih yakni di Kelurahan Rahma, Niken, dan Siring Agung. Ketiganya juga menerima bantuan kendaraan operasional guna mempercepat aktivitas usaha dan pelayanan koperasi di tingkat kelurahan.

Pemerintah berharap bantuan tersebut tidak sekadar menjadi simbol program, melainkan benar-benar mampu menggerakkan ekonomi warga, membuka peluang usaha baru, dan memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat desa maupun kelurahan.

Penulis : Separi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Berita Terbaru