Kasus Mutilasi di Pacet Mojokerto Bikin Geger, Korbannya Ternyata Warga Lamongan

Minggu, 7 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rumah orang tua korban mutilasi di Desa Made, Kecamatan Lamongan Kota, tampak sepi saat awak media mendatangi lokasi, Minggu (7/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana rumah orang tua korban mutilasi di Desa Made, Kecamatan Lamongan Kota, tampak sepi saat awak media mendatangi lokasi, Minggu (7/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Warga Desa Made, Kecamatan Lamongan Kota, digemparkan oleh kabar mengejutkan. Korban mutilasi yang ditemukan di kawasan Pacet, Mojokerto, diketahui merupakan pemuda asal desa mereka sendiri, berinisial TAS (25).

Kepala Desa Made, Eko Widiyanto, membenarkan informasi tersebut setelah menerima data resmi dari kepolisian. “Awalnya saya dikirimi data dari Bhabinkamtibmas. Setelah dicek, identitas itu memang sesuai dengan warga kami, TAS,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Minggu (7/9/2025).

TAS merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Sehari-hari ia tinggal di sebuah rumah kos di Surabaya, sementara kedua orang tuanya masih menetap di Desa Made dan berprofesi sebagai pedagang makanan ringan.

Pantauan di rumah keluarga korban menunjukkan suasana duka yang mendalam. Gerbang rumah tertutup rapat, sementara dua sepeda motor masih terparkir di halaman. Sepasang sepatu tampak tertata di rak depan rumah, dan atap bangunan dipenuhi daun kering, seolah tak berpenghuni.

Sejak kabar duka itu beredar, kedua orang tua TAS langsung berangkat ke Mojokerto pada Sabtu (6/9/2025) malam. Mereka ingin memastikan kondisi anak sulungnya yang telah dikonfirmasi sebagai korban mutilasi.

“Saya masih menunggu kabar dari pak Babin soal kedatangan jenazah ke rumah duka,” kata Eko menambahkan.

Di rumah duka, adik korban yang masih tinggal bersama orang tuanya tampak terpukul dan memilih berdiam diri di dalam rumah. Menurut warga sekitar, kabar tersebut membuatnya syok hingga sulit diajak berkomunikasi. Ketua Rukun Warga bersama sejumlah tetangga akhirnya turun tangan untuk memberikan dukungan dan menenangkan pihak keluarga.

Kasus mutilasi yang ditemukan di kawasan wisata Pacet, Mojokerto, beberapa hari lalu sempat menjadi perhatian publik. Polisi melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pencocokan identitas korban. Hasil penyidikan mengarah pada TAS, yang kemudian dikonfirmasi melalui data kependudukan dan keterangan keluarga.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif dan pelaku kejahatan tersebut. Sementara itu, warga Desa Made berharap kasus ini segera terungkap tuntas.

“Semoga keluarga diberi ketabahan, dan pelakunya bisa segera ditangkap,” ucap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru