Rekrutmen Polri 2026 di NTB Diawasi Ketat, Propam Luncurkan Barcode Pengaduan Anti-Calo

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat pengawasan dalam Rekrutmen Terpadu Anggota Polri 2026. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menghadirkan barcode pengaduan online yang dapat diakses masyarakat secara cepat dan mudah.

Inovasi ini ditujukan untuk menutup celah praktik kecurangan, termasuk dugaan percaloan yang kerap mencoreng proses seleksi anggota kepolisian.

Kabid Propam Polda NTB, Wildan Alberd, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh sejak tahap awal hingga akhir seleksi. Barcode pengaduan tersebut menjadi kanal resmi bagi peserta maupun masyarakat untuk melaporkan indikasi pelanggaran.

Dalam sosialisasi yang digelar, Propam juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan. Seluruh proses seleksi ditegaskan berjalan sesuai prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

“Silakan masyarakat manfaatkan barcode pengaduan online ini. Setiap laporan kami tindak lanjuti secara serius,” ujar Wildan, Senin (30/3/2026).

Ia juga menegaskan bahwa setiap laporan akan dijaga kerahasiaannya untuk melindungi pelapor dari potensi intimidasi.

“Jika ada indikasi kecurangan, praktik calo, atau penawaran soal ujian, segera laporkan. Kami pastikan identitas pelapor terlindungi,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polri memperbaiki citra rekrutmen yang sebelumnya kerap disorot publik. Dengan adanya akses pengaduan cepat, peluang praktik kecurangan diharapkan semakin sempit.

Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya dalam menjaring calon anggota yang profesional dan berintegritas.

Sejumlah kegiatan seleksi menunjukkan kesiapan panitia dan peserta yang mengikuti tahapan secara disiplin. Kehadiran barcode layanan pengaduan ini diharapkan menjadi benteng awal mencegah penyimpangan, sekaligus memastikan proses rekrutmen Polri 2026 berjalan adil dan transparan.

Baca Juga:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Kriminalitas 4C, Polsek Tikung Intensifkan Patroli Objek Vital di Lamongan
Polsek Tikung Amankan Hiburan Elektone di Lamongan, Antisipasi Potensi Gangguan Keamanan
Patroli Obvit Polsek Tikung Sasar Bank hingga SPBU, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif di Lamongan
Polres Lubuk Linggau Kawal Mahasiswa ke Bengkulu, Perjalanan Aman hingga Perbatasan
Polsek Tikung Perketat Pengamanan Elektune di Lamongan, Acara Malam Berjalan Lancar
Patroli Blue Light Polsek Tikung di Lamongan, Sasar Jalur Rawan hingga Masjid Namira untuk Cegah Balap Liar
Polda NTB Kantongi Nama Bandar Narkoba di Mataram, Siap Lakukan Penindakan Tanpa Pandang Bulu
Polsek Babat Mediasi Kasus Percobaan Pencurian di Lamongan, Pelaku ODGJ Dirujuk ke RSJ Menur

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:53 WIB

Rekrutmen Polri 2026 di NTB Diawasi Ketat, Propam Luncurkan Barcode Pengaduan Anti-Calo

Senin, 30 Maret 2026 - 13:40 WIB

Cegah Kriminalitas 4C, Polsek Tikung Intensifkan Patroli Objek Vital di Lamongan

Senin, 30 Maret 2026 - 13:34 WIB

Polsek Tikung Amankan Hiburan Elektone di Lamongan, Antisipasi Potensi Gangguan Keamanan

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:31 WIB

Patroli Obvit Polsek Tikung Sasar Bank hingga SPBU, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif di Lamongan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:02 WIB

Polres Lubuk Linggau Kawal Mahasiswa ke Bengkulu, Perjalanan Aman hingga Perbatasan

Berita Terbaru