Polda NTB Kantongi Nama Bandar Narkoba di Mataram, Siap Lakukan Penindakan Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 26 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda NTB saat menyampaikan pengungkapan kasus narkoba di Mataram, Kamis (26/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kabid Humas Polda NTB saat menyampaikan pengungkapan kasus narkoba di Mataram, Kamis (26/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) meningkatkan upaya pemberantasan peredaran narkoba di Kota Mataram. Aparat memastikan telah mengantongi sejumlah nama bandar dan pengedar yang siap ditindak dalam waktu dekat.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi masif untuk memutus jaringan narkoba hingga ke akar, sekaligus menekan peredaran gelap yang meresahkan masyarakat.

Polda NTB terus menggencarkan operasi pemberantasan narkoba dengan menyasar berbagai lapisan jaringan, mulai dari pengguna hingga bandar besar. Penindakan dilakukan secara terarah berdasarkan hasil penyelidikan yang telah berlangsung beberapa waktu terakhir.

Dalam operasi tersebut, aparat tidak hanya fokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga mengembangkan jaringan guna mengungkap aktor utama di balik peredaran narkoba di wilayah Mataram. Polisi menilai peredaran narkoba kerap dilakukan secara tertutup, sehingga membutuhkan strategi intelijen yang kuat.

Selain itu, kepolisian juga membuka ruang partisipasi publik untuk mempercepat pengungkapan kasus. Peran masyarakat dinilai penting dalam memberikan informasi awal terkait aktivitas mencurigakan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku kejahatan narkotika.

“Kami berkomitmen memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, dan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat tanpa pandang bulu,” tegas Kholid.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkoba.

“Kami sudah mengantongi nama-nama pengedar dan bandar, tinggal menunggu waktu untuk dilakukan penindakan,” ujarnya.

Langkah tegas ini diharapkan mampu menekan angka peredaran narkoba di Kota Mataram yang selama ini menjadi salah satu perhatian aparat. Selain berdampak pada keamanan, peredaran narkoba juga berpotensi merusak generasi muda.

Polda NTB pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba, dengan jaminan perlindungan identitas pelapor.

“Identitas pelapor kami jamin aman. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memutus jaringan narkoba,” pungkas Kholid.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10

Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan

Berita Terbaru