Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Mabes TNI saat melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla di Kabupaten Pelalawan, Selasa (15/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim Mabes TNI saat melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla di Kabupaten Pelalawan, Selasa (15/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PELALAWAN, RadarBangsa.co.id — Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, terus diperkuat dengan melibatkan masyarakat. Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggencarkan sosialisasi di sejumlah wilayah kecamatan untuk mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kearifan lokal.

Ketua Tim Sosialisasi Mabes TNI, Brigjen TNI Dedi Zulkifli, mengatakan kehadiran tim di Pelalawan merupakan bentuk dukungan sekaligus upaya memberikan semangat kepada masyarakat agar terus menjaga lingkungan di sekitarnya.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Dedi saat dikonfirmasi awak media, Selasa (15/9/2026).

Menurut Dedi, pencegahan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan aparat. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi bagian penting, terutama dalam menjaga lingkungan dan mencegah aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Dalam sosialisasi tersebut, Tim Mabes TNI juga mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan saat membuka maupun mengelola lahan. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan Karhutla.

Kearifan lokal yang telah berkembang di tengah masyarakat juga menjadi perhatian. Nilai-nilai yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat dinilai dapat menjadi kekuatan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya pencegahan Karhutla.

Dedi menegaskan, upaya pencegahan tidak berhenti ketika api sudah padam. Kehadiran tim di tengah masyarakat tetap diarahkan untuk memberikan dorongan agar kepedulian terhadap lingkungan terus terjaga.

“Kita menghimbau kepada masyarakat supaya paham bahwa upaya ini tidak berhenti saat api padam akan tetapi kehadiran kami tetap terus memberikan semangat kepada masyarakat,” terang Ketua Tim Sosialisasi Mabes TNI Brigjen TNI Dedi Zulkifli.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus memperhatikan kondisi di daerah dan berupaya mencari jalan keluar terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Pemerintah pusat terus memikirkan yang terjadi saat sekarang ini, daerah tidak pernah di tinggalkan oleh pusat dan pusat terus memikirkan daerah untuk mencari jalan keluarnya,” terangnya.

Selain mendorong kewaspadaan terhadap titik api, sosialisasi tersebut diarahkan agar masyarakat mengedepankan cara-cara yang aman dan ramah lingkungan dalam mengelola lahan.

Dengan pendekatan tersebut, pencegahan Karhutla di Pelalawan diharapkan tidak hanya bertumpu pada penanganan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk mencegah munculnya api sejak awal serta menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari upaya bersama melindungi lingkungan.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan
Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan
Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur
Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien
Polsek Tikung Pantau Panen Biji Kangkung, Dorong Warga Lamongan Perkuat Ketahanan Pangan
Di Hadapan Ribuan Jamaah Suko, Bupati Subandi Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan
Pasuruan Woman’s Run 2026 di Taman Dayu, Pelari 12 Tahun Tuntaskan 5K dalam 18 Menit 13 Detik
Polsek Laren Dampingi Petani Tomat di Pelangwot Lamongan, Pupuk Jadi Kebutuhan Utama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:49

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan

Selasa, 15 September 2026 - 16:04

Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan

Selasa, 15 September 2026 - 15:32

Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan

Senin, 14 September 2026 - 13:45

Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur

Senin, 14 September 2026 - 13:38

Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien

Berita Terbaru