PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pasuruan Woman’s Run 2026 di kawasan The Taman Dayu Waterpark, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (13/9/2026), mencatat catatan menarik. Dari 1.400 peserta perempuan yang ambil bagian, Martha Riza Adinda Rahma, pelari berusia 12 tahun asal Karangploso, Malang, menjadi yang pertama mencapai garis finis pada nomor 5 kilometer (5K).
Martha menyelesaikan lintasan tersebut hanya dalam waktu 18 menit 13 detik. Keberhasilan itu sekaligus mengantarkan peserta muda tersebut menjadi pelari tercepat dalam ajang yang digelar Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan.
Seluruh peserta diberangkatkan langsung Ketua PERWOSI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo. Dengan mengibarkan bendera start, Merita membuka perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.
“Hari Jadi Kabupaten Pasuruan jatuh di bulan September. Mari kita jadi pelari culture. Bismillah, kita berangkatkan: satu, dua, tiga,” seru Merita saat melepas para peserta.
Bagi Martha, menjadi yang tercepat bukan pengalaman pertamanya meraih prestasi di ajang lari. Ia mengaku sudah beberapa kali mengikuti perlombaan dan meraih juara.
“Alhamdulillah, saya sudah sering ikut lomba lari dan beberapa kali menjadi juara,” ungkap Martha.
Pelari 12 tahun itu juga menyampaikan pesan kepada generasi muda di Pasuruan agar tidak takut memiliki cita-cita. Menurutnya, keberhasilan perlu dibangun melalui latihan dan kedisiplinan.
“Teruslah latihan, pantang menyerah, dan jaga disiplin yang tinggi,” pesannya.
Merita mengatakan Pasuruan Woman’s Run 2026 tidak semata-mata digelar sebagai ajang perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengampanyekan gaya hidup sehat, khususnya bagi perempuan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kehidupan sosial bermasyarakat.
“Saat ini lari telah menjadi olahraga favorit di semua kalangan. Fenomena perempuan yang gemar berlari ada di mana-mana. Maka dari itu, kami ingin mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Pasuruan untuk semakin mencintai olahraga ini,” ujar perempuan yang akrab disapa Mela Rusdi tersebut.
Istri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo itu menambahkan, Pasuruan Woman’s Run merupakan agenda perdana yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.
Ia berharap olahraga tidak berhenti sebagai tren, tetapi berkembang menjadi bagian dari kebutuhan hidup perempuan.
“Harapan kami, kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik, kesehatan mental, serta kebahagiaan wanita. Sebab, wanita yang sehat dan bahagia adalah fondasi utama bagi keluarga yang kuat,” pungkasnya.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar