Bakesbangpol Jember Evaluasi Dana Banpol 2025, Partai Diminta Perkuat Edukasi Lingkungan 2026

Selasa, 3 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi evaluasi dana bantuan keuangan partai politik di Aula Bakesbangpol Jember, Selasa (3/2/2026). (Foto Dok Ho/Her-RadarBangsa.co.id)

Rapat koordinasi evaluasi dana bantuan keuangan partai politik di Aula Bakesbangpol Jember, Selasa (3/2/2026). (Foto Dok Ho/Her-RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) mengevaluasi penggunaan dana bantuan keuangan partai politik (banpol) tahun 2025 sekaligus mengarahkan fokus pendidikan politik 2026 pada isu lingkungan hidup dan mitigasi bencana. Evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan akuntabilitas anggaran sekaligus memperkuat kepentingan publik.

Evaluasi dibahas dalam rapat koordinasi di Aula Kantor Bakesbangpol Jember, Selasa (3/2/2026). Rapat dihadiri delapan partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Jember dan telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana hibah.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Jember, Dwi Handarisasi, mengapresiasi kepatuhan partai politik dalam penyampaian LPJ. Berdasarkan evaluasi sementara, seluruh penggunaan dana dinilai sesuai regulasi.

“Seluruh partai penerima hibah sudah mengumpulkan LPJ tepat waktu. Kami pastikan penggunaannya mengacu pada Permendagri, maksimal 40 persen untuk administrasi sekretariat dan minimal 60 persen untuk pendidikan politik,” ujar Dwi.

Terkait kebijakan anggaran, Pemkab Jember memutuskan tidak menaikkan nilai banpol pada 2026. Besaran bantuan tetap Rp5.000 per suara sah dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

“Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, fokus kami adalah memastikan dana yang ada benar-benar akuntabel dan berdampak. Apalagi saat ini BPK juga mulai melakukan pemeriksaan di lingkungan Pemda Jember,” tambahnya.

Selain evaluasi administratif, Bakesbangpol memberi catatan strategis terkait materi pendidikan politik. Partai politik didorong memasukkan edukasi lingkungan, mitigasi bencana, dan ketahanan pertanian dalam programnya.

“Kabupaten Jember rawan banjir dan memiliki persoalan pertanian, seperti serangan hama tikus. Ini isu nyata yang perlu disampaikan kepada masyarakat melalui pendidikan politik,” tegas Dwi.

Kepala Bakesbangpol Jember, Lingga Diputra, menegaskan bahwa partai politik memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesadaran publik.

“Dana banpol bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi instrumen untuk mencerdaskan kehidupan politik masyarakat. Isu lingkungan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya saat membuka rapat.

Rapat ditutup Sekretaris Bakesbangpol Jember, Poerwahjoedi, yang menekankan pentingnya transparansi sejak tahap perencanaan.

“Kami berharap pengajuan proposal dan pelaksanaan kegiatan banpol 2026 bisa lebih tertib, terbuka, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru