SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Purnawiyata Angkatan XXIII SMP Al Muslim Surabaya yang digelar pada Jumat (13/6). Acara bertajuk EQUASTRA tersebut menjadi momentum pelepasan siswa sekaligus apresiasi atas capaian akademik dan nonakademik selama menempuh pendidikan.
Kegiatan diawali dengan kirab siswa yang diiringi alunan saxophone dan keyboard. Penampilan Tari Kipas Batin dari siswa kelas VII dan VIII serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an menambah kekhidmatan acara yang berlangsung di hadapan ratusan orang tua dan tamu undangan.
Kepala SMP Al Muslim Surabaya, Ustazah Ika Sriyaningsih, M.Pd., menyampaikan bahwa nama EQUASTRA mengandung makna mendalam bagi para lulusan.
“EQUASTRA adalah bintang yang bersinar tepat pada waktunya. Nama ini menjadi doa dan motivasi yang akan melekat ke mana pun mereka melangkah,” ujarnya.
Puncak acara terjadi saat prosesi sungkeman. Para orang tua naik ke atas panggung untuk mengalungkan gordon kepada putra-putri mereka. Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan sungkem, pelukan, dan penyerahan buket bunga yang memunculkan suasana emosional di dalam aula.
Di saat yang sama, layar videotron menampilkan profil serta capaian unggulan masing-masing siswa yang dibacakan oleh pembawa acara. Sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras selama belajar.
Perwakilan wali murid, Dr. Tri Kurniati Ambarini, M.Psi., menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga pendidik yang telah mendampingi proses pendidikan para siswa.
Sementara itu, Pembina Yayasan Al Muslim, Virano Gazi Nasution, M.Sc., berpesan agar para lulusan menjaga integritas serta nama baik almamater saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Suasana semakin hangat ketika siswa Angkatan XXIII menampilkan persembahan perpisahan bersama para guru. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan panjang dari para hadirin.
Perwakilan guru, Ustazah Siti Aisyah, S.S., menegaskan bahwa purnawiyata bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bentuk penghargaan atas kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua.
“Purnawiyata bukan sekadar pelepasan, tetapi penghargaan atas sinergi siswa, asatidzah, dan wali murid. Ini menjadi gerbang awal generasi muda untuk melangkah dengan karakter yang kuat,” tuturnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Andri Yulyanto, S.Ag., M.Pd., dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah. Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, SMP Al Muslim Surabaya resmi melepas Angkatan XXIII EQUASTRA untuk melanjutkan perjalanan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Penulis : Rino
Editor : Zainul Arifin


















Komentar