181 Ribu Warga Sidoarjo Dapat Bantuan Beras, Subandi Cek Langsung

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Subandi memeriksa beras bantuan pangan di Kecamatan Sedati, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Subandi memeriksa beras bantuan pangan di Kecamatan Sedati, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi turun langsung memeriksa kualitas beras bantuan pangan yang diterima warga saat penyaluran alokasi Juli-September 2026 di Kecamatan Sedati, Senin (24/8/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan beras layak konsumsi dan bantuan diterima masyarakat yang berhak.

Penyaluran berlangsung di Desa Betro, Desa Kwangsan, dan Desa Pulungan. Sebanyak 775 Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima beras dengan rincian 232 penerima di Betro, 375 penerima di Kwangsan, dan 168 penerima di Pulungan.

Setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras sekaligus untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Dalam kegiatan tersebut, Subandi didampingi Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Perum Bulog Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka Kecamatan Sedati.

“Beras ini layak dikonsumsi dan tidak boleh dijual. Ini bantuan dari pemerintah yang diharapkan bisa membantu menekan inflasi sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat,” tegas Subandi.

Menurut Subandi, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Sidoarjo pada 2026 meningkat menjadi sekitar 181 ribu warga. Jumlah tersebut disebut hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tahun 2026 kita mendapatkan alokasi kurang lebih 181 ribu penerima. Ini meningkat hampir dua kali lipat dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Peningkatan jumlah penerima tersebut membuat pengawasan distribusi menjadi perhatian pemerintah daerah. Subandi menegaskan, pemerintah tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan, tetapi juga memeriksa kualitas beras dan ketepatan sasaran.

“Setiap kecamatan terus melakukan penyaluran. Kami turun langsung untuk melihat apakah berasnya layak, distribusinya berjalan baik, dan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Subandi kembali mengingatkan penerima agar tidak memperjualbelikan beras bantuan pemerintah. Ia menekankan bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Jangan sampai beras bantuan pemerintah ini dijual. Tujuan program ini adalah membantu kebutuhan pangan masyarakat. Jika dijual, manfaatnya tidak akan maksimal dan tujuan program tidak tercapai,” tandasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru