LUBUK LINGGAU, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Lubuk Linggau resmi melepas 194 jemaah calon haji (JCH) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Di tengah persiapan keberangkatan, Wali Kota Rachmat Hidayat memberi peringatan tegas: kesehatan menjadi kunci utama agar ibadah berjalan tuntas dan khusyuk.
Pesan itu disampaikan saat acara ramah tamah JCH di Gedung Kesenian Kota Lubuk Linggau, Selasa (28/4/2026). Momentum ini bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi bagian dari penguatan layanan publik bagi warga yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Rachmat menyebut, dari total awal 194 calon jemaah, terdapat empat orang yang belum bisa diberangkatkan tahun ini. Dua di antaranya tertunda karena faktor kesehatan, yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Pemerintah akan mengupayakan agar jemaah yang tertunda bisa diberangkatkan pada musim haji berikutnya. Kesehatan menjadi syarat utama karena ibadah haji membutuhkan fisik yang prima,” kata Rachmat.
Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga perjalanan fisik yang berat. Kondisi cuaca ekstrem, kepadatan jemaah, dan aktivitas ibadah yang padat menuntut kesiapan tubuh agar tidak mengganggu rangkaian ibadah.
Karena itu, wali kota meminta para jemaah lebih fokus pada substansi ibadah dan mengurangi aktivitas yang bisa menguras tenaga. Ia secara khusus mengingatkan agar tidak terlalu sibuk dengan dokumentasi pribadi.
“Fokuslah pada ibadah. Jangan terlalu memforsir tenaga untuk hal-hal yang tidak esensial. Jaga pola makan, banyak minum air, dan istirahat yang cukup,” tegasnya.
Selain aspek kesehatan, Rachmat juga mengingatkan pentingnya solidaritas antarjemaah. Ia meminta jemaah yang lebih muda membantu kelompok lansia atau yang membutuhkan pendampingan selama di Tanah Suci.
Langkah itu dinilai penting agar pelayanan ibadah berjalan lebih tertib dan risiko jemaah terpisah dari rombongan bisa diminimalkan.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Lubuk Linggau, Fahmi Zuhriansyah, menjelaskan bahwa seluruh jemaah telah mengikuti manasik haji dan pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan.
“Jumlah jemaah tahun ini 194 orang, terdiri dari 79 laki-laki dan 115 perempuan. Mereka didampingi dua petugas haji daerah dan seluruhnya sudah siap berangkat,” ujarnya.
Para jemaah tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Palembang dan dijadwalkan berangkat pada 3 Mei 2026. Pemerintah daerah memastikan dukungan layanan seperti transportasi, konsumsi, hingga pengangkutan logistik telah disiapkan.
Bagi masyarakat, layanan haji yang tertata baik menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan warga selama menjalankan ibadah.
“Semoga seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkas Rachmat.
Lainnya:
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen Tertinggi Se-Jawa, Khofifah Ungkap Mesin Penggerak di Tengah Krisis Global
- Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat
- Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0
Penulis : Separi
Editor : Zainul Arifin








