Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far bertemu Mensos RI Saifullah Yusuf membahas percepatan Sekolah Rakyat, Rabu (6/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far bertemu Mensos RI Saifullah Yusuf membahas percepatan Sekolah Rakyat, Rabu (6/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Antusiasme warga terhadap program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Bangkalan membludak. Lebih dari 600 calon siswa dari keluarga kurang mampu tercatat mendaftar, sementara kapasitas sekolah rintisan masih sangat terbatas.

Lonjakan pendaftar itu membuat Pemerintah Kabupaten Bangkalan bergerak cepat meminta percepatan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial RI. Langkah ini dinilai penting agar akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin tidak kembali terhambat persoalan fasilitas.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Bangkalan, Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far saat rapat koordinasi dengan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Pemkab Bangkalan memaparkan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger. Lokasi tersebut dipilih karena masuk wilayah dengan tingkat kemiskinan yang masih cukup tinggi.

Bupati Lukman Hakim menegaskan, seluruh kebutuhan dasar pembangunan mulai dari lahan hingga kesiapan administrasi kini telah selesai. Pemkab ingin proyek tersebut segera berjalan agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat.

“Untuk lahannya sudah siap. Sebelumnya memang sempat dalam proses pembebasan, namun saat ini sudah clear. Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat bisa segera dilaksanakan tahun ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Lukman Hakim.

Saat ini kegiatan belajar Sekolah Rakyat di Bangkalan masih memanfaatkan Balai Diklat sebagai sekolah sementara. Kondisi itu membuat daya tampung peserta didik belum maksimal, padahal kebutuhan pendidikan bagi warga kurang mampu terus meningkat.

Tingginya jumlah pendaftar menjadi sinyal kuat bahwa masih banyak anak dari keluarga miskin yang membutuhkan akses pendidikan gratis dan layak. Program ini juga dipandang strategis untuk menekan angka putus sekolah sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi di Bangkalan.

“Kami melihat animo masyarakat sangat besar. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat kurang mampu memang sangat tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Program tersebut terintegrasi dengan perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis data terpadu.

Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab memastikan anak-anak dari keluarga miskin tetap mendapatkan akses pendidikan berkualitas agar memiliki peluang hidup yang lebih baik di masa depan.

“Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dalam upaya negara menghadirkan pendidikan yang merata sekaligus memperkuat perlindungan sosial masyarakat miskin,” pungkas Saifullah Yusuf.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polsek Tikung Lamongan Gelar Nobar Korsel vs Republik Ceko, Perkuat Sinergi Polisi dan Warga
Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus
Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan
O2SN 2026 Lubuk Linggau Resmi Dibuka, 235 Atlet Pelajar Berebut Tiket Prestasi ke Tingkat Nasional
Jemaah Haji Lamongan 2026 Seluruhnya Tiba di Tanah Air, Pemkab Pastikan Kondisi Jamaah Terpantau
Tak Terdeteksi Petugas, Bayi Gajah Sumatera Muncul di Tesso Nilo, Kapolda Riau Turun Langsung Beri Nama
ASN Jatim Sumringah! Gaji ke-13 Cair Utuh Tanpa Potongan, Anggota DPD RI Ning Lia Puji Langkah Gubernur Khofifah
Rp2,27 Miliar Digelontorkan ke Probolinggo, Strategi Gubernur Khofifah Putus Mata Rantai Kemiskinan dan Rentenir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:40 WIB

Polsek Tikung Lamongan Gelar Nobar Korsel vs Republik Ceko, Perkuat Sinergi Polisi dan Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:55 WIB

Saat Daerah Lain Melambat, Jawa Timur Justru Moncer, Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional Sekaligus

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:49 WIB

Gubernur Khofifah Raih Dua Penghargaan Nasional, Jawa Timur Diakui Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:10 WIB

O2SN 2026 Lubuk Linggau Resmi Dibuka, 235 Atlet Pelajar Berebut Tiket Prestasi ke Tingkat Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:28 WIB

Jemaah Haji Lamongan 2026 Seluruhnya Tiba di Tanah Air, Pemkab Pastikan Kondisi Jamaah Terpantau

Berita Terbaru