BNN Bongkar Ancaman Narkoba di Pasuruan, Anak SD hingga Lansia Kini Jadi Target Peredaran

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Kabupaten Pasuruan Masduki saat dialog interaktif anti narkoba di LPPL Radio Suara Pasuruan, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala BNN Kabupaten Pasuruan Masduki saat dialog interaktif anti narkoba di LPPL Radio Suara Pasuruan, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ancaman penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Pasuruan kian mengkhawatirkan. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan mengungkap peredaran narkoba kini menyasar semua kelompok usia, mulai anak-anak hingga lansia tanpa memandang gender maupun latar belakang sosial.

Peringatan itu disampaikan Kepala BNNK Pasuruan, Masduki, saat menjadi narasumber dialog interaktif anti narkoba yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pasuruan melalui LPPL Radio Suara Pasuruan di frekuensi 107 FM dan kanal live streaming, Senin (4/5/2026).

Dalam dialog tersebut, Masduki menegaskan penyalahgunaan narkotika tidak lagi menjadi persoalan kelompok tertentu, melainkan ancaman sosial yang bisa menyerang siapa saja jika masyarakat lengah.

“Kasus narkotika di Kabupaten Pasuruan menyasar semua usia. Mulai anak-anak hingga orang tua tanpa melihat gender. Artinya kita harus berpikir cerdas agar tidak gampang terpengaruh narkotika,” tandasnya.

Ia menjelaskan, hasil penelitian BNN bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih sangat masif dengan rentang usia pengguna mulai remaja hingga 64 tahun.

Kondisi tersebut menjadi alasan pemerintah daerah bersama BNN memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi publik, sosialisasi, dan pengawasan lingkungan berbasis masyarakat.

Menurut Masduki, sekolah menjadi salah satu titik paling rawan karena generasi muda sering menjadi target utama jaringan peredaran narkoba. Karena itu, BNNK Pasuruan kini memperluas edukasi ke tingkat SD, SMP, hingga SMA.

“Di kalangan anak-anak, upaya pencegahan harus digalakkan bersama. Keluarga memiliki peran penting membentuk karakter anak agar tidak mudah terpengaruh lingkungan buruk,” ujarnya.

Selain sekolah, BNN juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi dini peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Sebab, penyalahgunaan narkotika dinilai tidak hanya berdampak pada kesehatan pengguna, tetapi juga memicu kriminalitas, kerusakan mental, hingga persoalan ekonomi keluarga.

“Kita harus sadar dan menyelamatkan lingkungan dari penggunaan narkoba. Pecandu bisa menularkan kecanduan kepada orang lain. Berani bilang tidak pada narkoba,” tegas Masduki.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo sebelumnya juga menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menekan kasus narkoba di daerah. Hal itu disampaikan saat pelantikan Kelompok Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) di Auditorium Mpu Sindok.

Menurut Rusdi, generasi muda harus menjadi agen perubahan sekaligus garda terdepan menciptakan lingkungan sehat dan bebas narkotika.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk memerangi narkoba. Pemuda harus bergerak dengan aksi nyata agar kasus narkoba terus menurun,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru