Kapolres Lubuk Linggau Turun ke RS, Korban Bus ALS Mulai Diidentifikasi Usai Kecelakaan Maut

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengunjungi korban kecelakaan Bus ALS di RSUD Siti Aisyah, Rabu (6/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengunjungi korban kecelakaan Bus ALS di RSUD Siti Aisyah, Rabu (6/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LUBUK LINGGAU, RadarBangsa.co.id – Tragedi kecelakaan maut yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (6/5/2026), memicu perhatian serius aparat kepolisian dan pemerintah daerah. Selain menelan korban jiwa, insiden di Jalur Lintas Sumatera itu juga kembali menyoroti persoalan keselamatan transportasi umum antarprovinsi.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi turun langsung ke RSUD Siti Aisyah untuk memastikan korban mendapatkan pelayanan medis dan pendampingan maksimal. Rumah sakit tersebut menjadi lokasi evakuasi sejumlah korban luka maupun proses identifikasi jenazah oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

Kehadiran Kapolres tidak sekadar simbol empati. Polisi juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak rumah sakit, petugas DVI, dan keluarga korban agar proses penanganan berjalan cepat dan tidak berbelit.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi juga sebagai sesama manusia yang turut merasakan duka mendalam atas musibah ini. Kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik,” ujar AKBP Adithia.

Menurutnya, Polri juga membuka pendampingan administrasi bagi keluarga korban, termasuk membantu proses identifikasi dan pemulangan jenazah. Langkah tersebut dinilai penting agar keluarga tidak kesulitan di tengah situasi darurat dan tekanan psikologis pascakecelakaan.

“Polri berkomitmen membantu kebutuhan koordinasi maupun administrasi agar proses penanganan korban berjalan lancar,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras bagi operator angkutan umum dan kendaraan logistik yang melintasi Jalur Lintas Sumatera. Faktor kelelahan pengemudi, kondisi kendaraan, hingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas disebut menjadi perhatian utama untuk mencegah kecelakaan serupa terulang.

Kapolres mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dibanding mengejar waktu perjalanan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan memastikan kendaraan layak jalan dan pengemudi dalam kondisi prima sebelum perjalanan jauh,” pungkasnya.

Hingga kini, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendataan korban dan koordinasi lanjutan. Polda Sumatera Selatan juga membuka Posko DVI serta layanan Call Center 0821-7803-8910 untuk membantu masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat tragedi tersebut.

Penulis : Separi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ledakan di PT Superior Prima Sukses Lamongan, 1 Orang Tewas dan 6 Pekerja Luka Serius
Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:28

Ledakan di PT Superior Prima Sukses Lamongan, 1 Orang Tewas dan 6 Pekerja Luka Serius

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Berita Terbaru