Pipa Bocor di Kerumutan Pelalawan Bikin Cemas, Rembesan Minyak Dekati Permukiman

Sabtu, 2 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebocoran pipa di Kerumutan, Selasa (28/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kebocoran pipa di Kerumutan, Selasa (28/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Kebocoran pipa water injection di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan memicu kekhawatiran warga setelah muncul rembesan sisa minyak di sekitar permukiman, Selasa (28/4/2026). Peristiwa ini menjadi sorotan karena berpotensi berdampak pada lingkungan dan kenyamanan masyarakat.

PT EMP Energi Riau memastikan telah mengambil langkah cepat untuk mengendalikan situasi. Perusahaan langsung menutup aliran pada pipa yang bocor guna mencegah meluasnya dampak ke area warga.

CSR and Communication Division EMP Energi Riau, Iman Soerjasantosa menjelaskan, pipa yang mengalami kebocoran bukan jalur distribusi minyak mentah aktif, melainkan pipa water injection dari Stasiun Kerumutan ke Stasiun Merbau.

“Pipa ini saat ini digunakan untuk saluran air injeksi. Memang sebelumnya pernah dipakai untuk minyak, namun sudah lama dialihfungsikan karena faktor usia,” jelas Iman.

Ia menambahkan, rembesan yang muncul diduga berasal dari sisa minyak lama yang masih menempel di bagian dalam pipa. Faktor usia dan korosi disebut menjadi penyebab utama kebocoran.

“Material yang keluar bukan minyak produksi aktif, melainkan residu lama di dalam pipa. Dugaan sementara karena korosi pada pipa yang sudah berumur,” tegasnya.

Dari sisi dampak publik, kejadian ini sempat menimbulkan kekhawatiran warga terkait potensi pencemaran lahan dan lingkungan sekitar rumah. Namun perusahaan memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin untuk meminimalkan risiko.

Tim teknis telah diterjunkan ke lokasi untuk menutup titik kebocoran sekaligus melakukan pembersihan area terdampak. Upaya pemulihan lingkungan juga dilakukan agar kondisi lahan kembali seperti semula.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menghentikan aliran dan menurunkan tim ke lapangan. Fokus kami memastikan lokasi aman dan pemulihan berjalan cepat,” ujar Iman.

Ia menegaskan, perusahaan berkomitmen menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar area operasional.

“Perusahaan bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan agar situasi tetap terkendali dan pemulihan lokasi segera tuntas. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan bagi warga,” pungkasnya.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru