Tumpahan Solar 10 Km Picu Kecelakaan di Bangkalan, Polisi Buru Pelaku

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas damkar menyemprot jalan akibat tumpahan solar di Arosbaya, Minggu (3/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas damkar menyemprot jalan akibat tumpahan solar di Arosbaya, Minggu (3/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Tumpahan minyak solar sepanjang sekitar 10 kilometer di Jalan Raya Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, memicu gelombang kecelakaan ringan pada Minggu (3/5/2026). Belasan pengendara motor dilaporkan tergelincir akibat permukaan jalan yang mendadak licin, memicu kekhawatiran keselamatan pengguna jalan.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di jalur vital penghubung antarwilayah. Selain membahayakan keselamatan, insiden tersebut juga mengganggu kelancaran lalu lintas dan aktivitas warga yang bergantung pada akses jalan tersebut.

Kasihumas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengungkapkan tumpahan solar diduga sudah terjadi sejak Sabtu malam (2/5). Informasi itu diperoleh dari laporan warga serta temuan petugas di lapangan.

“Dari keterangan warga, solar sudah mengotori jalan sejak malam sebelumnya. Dampaknya, sejumlah pengendara tergelincir bahkan mengalami kecelakaan ringan,” ujarnya.

Sebagai langkah cepat, Polres Bangkalan bersama Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengerahkan armada pemadam kebakaran untuk membersihkan jalan. Penyemprotan air dilakukan secara masif dari depan Mapolsek Arosbaya hingga Jalan Raya Sebaneh guna mengurangi risiko kecelakaan lanjutan.

Upaya ini dinilai krusial untuk memulihkan keamanan jalan dan mencegah korban bertambah. Meski begitu, residu licin di beberapa titik masih berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber tumpahan dan kendaraan yang diduga bertanggung jawab. Penegakan hukum dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang dan ada efek jera bagi pelaku.

“Penyelidikan terus kami lakukan untuk mengidentifikasi kendaraan yang menyebabkan tumpahan minyak tersebut,” tegas Ipda Agung.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan Arosbaya. “Pengendara kami minta tetap waspada karena kondisi jalan masih berisiko,” pungkasnya.

Penulis : Lan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru