Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas bersama warga memadamkan kebakaran kandang ayam di Desa Rumpuk, Kecamatan Mantup, Lamongan, Selasa (15/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas bersama warga memadamkan kebakaran kandang ayam di Desa Rumpuk, Kecamatan Mantup, Lamongan, Selasa (15/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Dusun Rumpuk, Desa Rumpuk, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Selasa (15/9/2026) pagi. Sebanyak 12 ribu ekor ayam berumur satu minggu ikut terbakar dalam kejadian tersebut.

Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB itu mengakibatkan kandang beserta ribuan ayam mengalami kerusakan dan menimbulkan taksiran kerugian sekitar Rp600 juta.

Personel Polsek Mantup yang menerima laporan masyarakat langsung mendatangi lokasi. Kapolsek Mantup AKP Sukardi bersama anggota kemudian berkoordinasi dengan Unit Pemadam Kebakaran.

Sebanyak dua unit Damkar diterjunkan ke lokasi. Personel Polsek Mantup bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas.

Setelah beberapa jam penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran tersebut tidak sampai merembet ke permukiman warga.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kandang yang terbakar beserta 12 ribu ekor ayam berumur satu minggu menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp600 juta.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya kabel yang berada di area kandang atau tempat penyimpanan, guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran,” jelasnya.

Kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik, terutama pada bangunan yang memiliki risiko kebakaran seperti kandang dan tempat penyimpanan.

Polri juga mengajak masyarakat segera melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan melalui layanan Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan
Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di Sampang, Dua Orang Luka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21

Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya

Berita Terbaru