Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Kamis, 29 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian bersama warga melakukan evakuasi empat siswa yang terjebur ke sumur di wilayah Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Kamis (29/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas kepolisian bersama warga melakukan evakuasi empat siswa yang terjebur ke sumur di wilayah Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Kamis (29/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Empat siswa kelas 1 sekolah dasar berusia 7 tahun terjebur ke dalam sumur sedalam sekitar 8 meter di wilayah Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Kamis (29/10/2026). Polisi bersama warga bergerak melakukan evakuasi hingga seluruh anak berhasil diangkat dari dalam sumur.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.40 WIB saat jam istirahat sekolah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat siswa bermain di sekitar sumur yang penutupnya terbuat dari cor beton.

Mereka kemudian naik ke atas penutup sumur dan melompat-lompat. Penutup beton itu akhirnya jebol dan pecah sehingga keempat anak jatuh ke dalam sumur yang dilaporkan berisi sedikit air.

Mengetahui kejadian tersebut, kepala sekolah segera menghubungi Polsek Modo. Kapolsek Modo AKP Witono Hariadi, S.H., bersama anggota kemudian mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan bidan desa untuk membantu penanganan korban.

Bersama masyarakat sekitar, anggota Polsek Modo melakukan evakuasi terhadap keempat siswa. Setelah berhasil diangkat, seluruh anak menjalani pemeriksaan awal oleh bidan desa sebelum dibawa ke Puskesmas Modo untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang diterima, keempat siswa tersebut telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa respons cepat petugas kepolisian, tenaga kesehatan, dan masyarakat membantu proses evakuasi.

“Kami bersyukur keempat anak kita berhasil dievakuasi dan telah mendapatkan penanganan medis. Kami mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat jam istirahat dan ketika bermain di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pihak sekolah agar memastikan fasilitas di lingkungan pendidikan berada dalam kondisi aman, terutama sumur, saluran air, dan area lain yang berpotensi membahayakan siswa.

Penutup sumur yang tidak memenuhi standar keamanan, menurut imbauan kepolisian dalam bahan keterangan tersebut, perlu segera diperbaiki dan diamankan untuk mencegah kejadian serupa.

“Keselamatan anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak serta segera melaporkan apabila ditemukan fasilitas yang berpotensi membahayakan,” imbaunya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan
Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di Sampang, Dua Orang Luka
Karhutla Arjuno–Welirang Belum Padam, Petugas Berjuang Manual
Hendak Putar Balik, Pengendara Honda Vario Patah Kaki Usai Tabrakan dengan Tronton di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21

Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:29

Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta

Berita Terbaru