Sidak BBM Pelalawan: Antrean Mengular, Stok Kosong, Warga Menunggu

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopimda Pelalawan saat sidak di SPBU Dundangan, Minggu (3 Mei 2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Forkopimda Pelalawan saat sidak di SPBU Dundangan, Minggu (3 Mei 2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Krisis antrean dan kabar kelangkaan BBM subsidi di Kabupaten Pelalawan memicu respons cepat pemerintah daerah. Minggu (3/5/2026), Forkopimda turun langsung ke dua SPBU untuk memastikan penyebab kekosongan stok yang berdampak luas bagi masyarakat.

Langkah inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di SPBU Pangkalan Kerinci dan SPBU Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras. Sidak dipimpin Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Kapolres AKBP John Louis Letedara dan Wakil Ketua DPRD Baharudin.

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Pemerintah ingin memastikan langsung penyebab antrean panjang yang dikeluhkan warga dalam beberapa hari terakhir. Dampaknya terasa nyata—aktivitas ekonomi terganggu, mobilitas warga tersendat, hingga layanan distribusi ikut terhambat.

Di lokasi SPBU Dundangan, Forkopimda menemukan fakta bahwa stok BBM subsidi memang dalam kondisi kosong. Pengecekan dilakukan hingga ke ruang kontrol distribusi untuk memastikan tidak ada penyimpangan.

Bupati Zukri menegaskan sidak ini bagian dari respon cepat pemerintah terhadap keresahan publik.
“Kami turun langsung untuk memastikan apa penyebab kosongnya BBM subsidi dan kapan pasokan masuk. Ini penting agar masyarakat tidak terus dirugikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pelalawan menyoroti pentingnya transparansi informasi kepada masyarakat. Ia meminta pihak SPBU tidak membiarkan warga menunggu tanpa kepastian.

“Pengelola SPBU harus terbuka soal jadwal kedatangan BBM. Jangan sampai masyarakat antre lama tanpa informasi jelas,” ujar AKBP John Louis Letedara.

Manajer SPBU Dundangan, Faryabi Kaban, mengakui stok tengah kosong dan sedang dalam proses pengiriman.
“BBM subsidi saat ini kosong, namun sudah dalam perjalanan. Kami akan segera informasikan ke masyarakat saat tiba,” jelasnya.

Sidak ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius mengawal distribusi BBM subsidi. Pengawasan akan terus diperketat guna mencegah kelangkaan berulang dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Berita Terbaru