Cegah Ledakan Kasus, Polsek Tikung Edukasi Siswa di Lamongan Soal Bahaya Bullying

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di SMP Islam Tikung Lamongan, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di SMP Islam Tikung Lamongan, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya menekan kasus perundungan di kalangan pelajar terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kepolisian, tenaga kesehatan, hingga tokoh keagamaan turun langsung memberikan edukasi kepada siswa SMP Islam Tikung, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Selasa (5/5).

Program bertajuk inovasi “Asmara Centil” (Atasi Masalah Remaja Cegah Tindakan Bullying) ini menjadi langkah preventif untuk membangun kesadaran sejak dini. Kegiatan berlangsung di aula sekolah dengan melibatkan siswa, guru, serta perwakilan instansi terkait.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Wiodo melalui Kanit Binmas Aiptu M. Irawan menegaskan bahwa bullying bukan sekadar kenakalan remaja, tetapi dapat berujung pada persoalan hukum dan gangguan sosial.

“Bullying bisa berdampak panjang, baik secara psikologis maupun hukum. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari edukasi dan pengawasan bersama,” ujarnya.

Dari sisi kesehatan, tim Puskesmas Tikung menyoroti dampak trauma yang kerap dialami korban perundungan. Gangguan mental seperti kecemasan hingga depresi menjadi ancaman nyata jika tidak ditangani sejak awal.

Sementara itu, unsur TNI melalui Babinsa menekankan pentingnya disiplin dan karakter kebangsaan sebagai benteng perilaku menyimpang. Pendekatan ini dinilai relevan untuk membentuk sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

Materi juga diperkuat oleh KUA Tikung yang mengulas bullying dari perspektif keagamaan. Pendekatan ini diharapkan mampu menyentuh aspek moral siswa agar lebih sadar terhadap dampak perbuatannya.

Waka Kesiswaan SMP Islam Tikung menyebut kegiatan ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Sekolah, menurutnya, tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi dinamika perilaku remaja.

“Kami butuh sinergi semua pihak agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik,” ujarnya.

Kegiatan berjalan kondusif hingga selesai. Ke depan, program serupa diharapkan terus diperluas agar mampu menekan angka bullying serta meningkatkan kualitas kesehatan mental remaja di Lamongan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PAUD Lentera Lamongan: Anak Dikenalkan Pemimpin dan Layanan Publik Sejak Dini
Hardiknas 2026, Khofifah Gaspol Sekolah Berintegritas, Sapu Rekor MURI
Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa
Lulus Tanpa Seremoni, SMA Al Muslim Ubah Kelulusan Jadi Aksi Nyata
Hardiknas 2026: Bupati Asahan Disorot, Janji Perbaiki Kualitas Pendidikan
Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Bupati Bangkalan Sikat Titipan Siswa, PPDB 2026 Wajib Transparan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:45 WIB

Cegah Ledakan Kasus, Polsek Tikung Edukasi Siswa di Lamongan Soal Bahaya Bullying

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:01 WIB

PAUD Lentera Lamongan: Anak Dikenalkan Pemimpin dan Layanan Publik Sejak Dini

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WIB

Hardiknas 2026, Khofifah Gaspol Sekolah Berintegritas, Sapu Rekor MURI

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:10 WIB

Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:26 WIB

Lulus Tanpa Seremoni, SMA Al Muslim Ubah Kelulusan Jadi Aksi Nyata

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB