Lulus Tanpa Seremoni, SMA Al Muslim Ubah Kelulusan Jadi Aksi Nyata

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMA Al Muslim saat program GraduAction 2026 di Jawa Timur, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Siswa SMA Al Muslim saat program GraduAction 2026 di Jawa Timur, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Tren kelulusan siswa yang identik dengan seremoni mulai ditinggalkan. SMA Al Muslim Jawa Timur justru membuat terobosan dengan mengubah momen kelulusan 2026 menjadi aksi nyata di tengah masyarakat melalui program GraduAction 2026: Graduate with Impact.

Program ini menjadi jawaban atas kritik lama terhadap perayaan kelulusan yang dinilai minim dampak sosial. Di tengah tuntutan pendidikan berbasis karakter, sekolah mencoba menghadirkan pengalaman langsung agar siswa tidak hanya lulus secara akademik, tetapi juga siap menghadapi realitas sosial.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan kelulusan, namun suasana tidak berhenti pada seremoni. Siswa kelas XII langsung diarahkan menjalankan berbagai program pengabdian sebagai bentuk tanggung jawab sosial atas pendidikan yang telah mereka tempuh.

Kepala SMA Al Muslim, Dr. Mahmudah, menegaskan bahwa konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan masa kini. Menurutnya, sekolah harus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian.

“Kelulusan tidak cukup dirayakan. Harus ada kontribusi nyata. Melalui program ini, siswa belajar berbagi ilmu dan memahami kondisi masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Salah satu aksi nyata dilakukan melalui edukasi ecoenzim di SMP Negeri 1 Waru. Siswa memberikan pelatihan pembuatan ecoenzim yang dapat dimanfaatkan sebagai produk ramah lingkungan, seperti sabun cuci dan pembersih rumah tangga.

Program ini tidak hanya berdampak pada siswa SMA, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Edukasi lingkungan tersebut dinilai mampu mendorong gaya hidup berkelanjutan sejak usia dini.

Selain itu, siswa juga menjalani program *Personal Assistant* (PA), di mana mereka berperan sebagai guru di berbagai unit pendidikan. Mulai dari tingkat KB/TK hingga SMP, mereka merasakan langsung tantangan mengajar di kelas.

Pengalaman ini membuka perspektif baru bagi siswa. Abil, salah satu peserta, mengaku baru memahami kompleksitas peran guru setelah terjun langsung.

“Ternyata tidak mudah mengajar sambil mengondisikan kelas. Ini jadi pelajaran penting untuk kami,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Fayyad yang merasakan tantangan komunikasi dan pengelolaan kelas. Ia menilai pengalaman tersebut membentuk kesabaran dan tanggung jawab yang tidak didapat di ruang kelas biasa.

Dari sisi tenaga pendidik, program ini dinilai efektif membangun karakter dan kemandirian siswa. Guru tidak lagi menjadi pusat pembelajaran, melainkan mentor yang mendampingi proses adaptasi siswa di dunia nyata.

“Siswa dilatih mengelola waktu, berkomunikasi, dan mengambil keputusan. Ini bekal penting untuk masa depan mereka,” jelas salah satu guru, Ustaz Rifqi.

Evaluasi juga menjadi bagian penting dalam program ini. Di akhir kegiatan, siswa mengikuti sesi refleksi untuk memahami nilai yang telah dipelajari, mulai dari empati hingga tanggung jawab sosial.

Langkah ini menunjukkan arah baru pendidikan yang tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga dampak sosial. Di tengah tantangan global, pendekatan seperti ini dinilai relevan untuk mencetak generasi adaptif dan berdaya saing.

Melalui GraduAction 2026, SMA Al Muslim menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan titik awal untuk memberi kontribusi nyata.

“Harapannya, siswa tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” pungkas Mahmudah.

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar
Safari Inklusi Sukapura Dorong Sekolah Lebih Adaptif terhadap Kebutuhan Murid
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Rabu, 4 November 2026 - 12:55

Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Selasa, 3 November 2026 - 19:11

Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 18:58

Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru

Berita Terbaru