Polsek Tikung Blusukan ke Sawah, Pastikan Program Pangan Tak Sekadar Seremoni

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Tikung saat patroli di area persawahan warga di Dusun Mumbulan, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Tikung saat patroli di area persawahan warga di Dusun Mumbulan, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Aparat kepolisian turun langsung ke sawah di wilayah Kecamatan Tikung, Selasa (5/5/2026), untuk memastikan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) benar-benar berjalan dan memberi dampak nyata bagi warga.

Patroli yang menyasar Dusun Mumbulan, Desa Penhumulanadi ini menjadi bagian dari pengawasan lapangan terhadap upaya pemerintah mendorong ketahanan pangan dari tingkat desa. Langkah ini dinilai penting di tengah kekhawatiran fluktuasi produksi pangan dan tekanan ekonomi masyarakat.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo melalui AIPTU Abdul Kholiq menegaskan, kehadiran polisi bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memastikan program strategis nasional berjalan efektif.

“Patroli ini untuk memastikan program Pekarangan Pangan Bergizi benar-benar dimanfaatkan warga dan mampu mendukung swasembada pangan,” ujarnya.

Dari hasil dialog langsung dengan petani, diketahui tanaman padi tumbuh subur. Selain itu, lahan tegalan juga dimanfaatkan untuk menanam komoditas lain seperti kacang tanah dan kacang hijau.

Kondisi ini menunjukkan program P2B tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat desa.

Kehadiran polisi di lapangan juga memberi rasa aman bagi petani, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan seperti pencurian hasil panen maupun konflik lahan.

Petugas juga mendorong warga agar terus mengoptimalkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri yang berkelanjutan.

“Dengan sinergi ini, diharapkan ketahanan pangan desa semakin kuat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” pungkas AIPTU Abdul Kholiq.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg
Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online
Pemeriksaan Haji di RSUD Mataram Turun 80 Persen, Baru 41 Jemaah Jalani MCU
Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan
KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan
312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:45

Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg

Minggu, 1 November 2026 - 20:38

Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online

Minggu, 1 November 2026 - 20:30

Pemeriksaan Haji di RSUD Mataram Turun 80 Persen, Baru 41 Jemaah Jalani MCU

Minggu, 1 November 2026 - 06:02

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Minggu, 1 November 2026 - 05:55

KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan

Berita Terbaru