SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Ancaman peredaran narkoba yang menyasar generasi muda menjadi perhatian Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Erlin Tang Jaya. Ia mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dugaan modus peredaran narkotika melalui cairan rokok elektrik atau vape.
Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Sholat Subuh di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Dr. Cipto Nomor 11, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Semarang Timur, Sabtu (31/10/2026) dini hari.
Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 03.30 WIB itu, Kapolrestabes Semarang juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, termasuk mencegah pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 jamaah dengan imam Ustaz Agus Ulinuha. Hadir pula Wakil Ketua Bidang Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Kota Semarang Dr. H. K.R.A.T. AM Jumai, S.E., M.M., Kasat Binmas AKBP Hery Tristiyono, S.H., Kasat Pamobvit AKBP Indriyono, Kapolsek Semarang Timur IPTU Partin, S.H., serta jajaran personel Polrestabes Semarang dan Polsek Semarang Timur.
Usai sholat Subuh berjamaah, Erlin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Masyarakat, terutama para orang tua, diminta lebih memperhatikan lingkungan pergaulan anak-anak dan remaja. Jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan atau peredaran narkoba, warga diharapkan segera melaporkannya kepada kepolisian.
Selain narkoba, kewaspadaan terhadap curanmor juga menjadi perhatian. Kapolrestabes mengingatkan warga untuk menerapkan langkah pencegahan sederhana, seperti menggunakan kunci ganda, memasang pengaman tambahan, serta memilih lokasi parkir yang aman.
Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Sugito, S.H., M.H., menjelaskan Safari Subuh merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya ketika terjadi persoalan atau gangguan keamanan, tetapi juga hadir dalam kegiatan keagamaan, bersilaturahmi, mendengarkan masyarakat, dan bersama-sama mencari solusi terhadap persoalan di lingkungan,” jelas Sugito.
Menurutnya, upaya pencegahan narkoba dan curanmor membutuhkan keterlibatan masyarakat. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga dalam memberikan informasi maupun melakukan pencegahan sejak dini.
Sugito juga mengajak masyarakat tidak bersikap acuh terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. Warga dapat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat apabila menemukan persoalan sosial maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
“Keamanan itu bukan hanya tanggung jawab polisi. Masyarakat juga memiliki peran penting. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli, menjaga lingkungan, dan tidak ragu menyampaikan informasi kepada petugas apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Dengan komunikasi yang baik, persoalan bisa kita antisipasi lebih awal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polrestabes Semarang ingin membangun hubungan terbuka dengan berbagai elemen, termasuk tokoh agama, pengurus masjid, dan jamaah.
Kedekatan tersebut diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes Semarang juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan dalam menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Safari Sholat Subuh berakhir sekitar pukul 04.45 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polrestabes Semarang mendorong penguatan kemitraan dengan masyarakat agar pencegahan narkoba, curanmor, dan potensi gangguan keamanan dapat dilakukan sejak dini.
Penulis : Oki
Editor : Zainul Arifin


















Komentar