Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat mengunjungi Kampung Lali Gadget di Dusun Benet, Desa Pagerngumbuk, Wonoayu, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat mengunjungi Kampung Lali Gadget di Dusun Benet, Desa Pagerngumbuk, Wonoayu, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai serius merespons ancaman ketergantungan gadget pada anak. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mendorong wahana belajar berbasis outdoor seperti Kampung Lali Gadget diperluas ke setiap kecamatan sebagai solusi mengurangi dominasi gawai dalam tumbuh kembang anak.

Langkah itu ditegaskan Mimik saat mengunjungi Kampung Lali Gadget di Dusun Benet, Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Senin (4/5/2026).

Di lokasi, Mimik menyaksikan langsung puluhan siswa TK Dharma Wanita Persatuan Wedoro memainkan permainan tradisional seperti gobak sodor, dakon, terompah kelompok hingga panahan.

Menurutnya, model pembelajaran luar ruang seperti ini penting di tengah meningkatnya ketergantungan anak terhadap gadget yang berdampak pada kesehatan fisik, kemampuan sosial, hingga konsentrasi belajar.

“Permainan tradisional seperti ini bukan hanya melatih fisik, tapi juga membangun interaksi sosial dan mengenalkan anak pada lingkungan sekitar. Ini penting agar anak tidak sepenuhnya bergantung pada gadget,” kata Mimik.

Ia menilai Kampung Lali Gadget bukan sekadar tempat bermain, tetapi bagian dari strategi pendidikan karakter yang relevan dengan tantangan era digital.

Karena itu, Pemkab Sidoarjo mendorong konsep **Outdoor Learning Development (ODL)** bisa direplikasi di seluruh kecamatan dengan menyesuaikan potensi lokal masing-masing wilayah.

Langkah ini dinilai penting karena memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama orang tua yang kini menghadapi tantangan besar dalam mengontrol penggunaan gadget anak.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Netty Lastiningsih, memastikan pihaknya siap mendukung pengembangan fasilitas belajar luar ruang.

“Kami sudah mengimbau sekolah untuk memanfaatkan fasilitas edukatif yang ada agar pembelajaran lebih variatif dan berdampak pada pembentukan karakter anak,” ujarnya.

Netty menegaskan, keberadaan wahana seperti Kampung Lali Gadget bisa menjadi solusi pendidikan alternatif yang sehat, murah, dan efektif.

“Anak-anak bukan hanya senang belajar, tapi juga tumbuh lebih sehat, aktif, dan punya keterampilan sosial yang kuat di tengah era digital,” pungkasnya.

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar
Safari Inklusi Sukapura Dorong Sekolah Lebih Adaptif terhadap Kebutuhan Murid
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Rabu, 4 November 2026 - 12:55

Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Selasa, 3 November 2026 - 19:11

Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 18:58

Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru

Berita Terbaru