Hardiknas 2026, Khofifah Gaspol Sekolah Berintegritas, Sapu Rekor MURI

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat peluncuran Sekolah Berintegritas di Grahadi, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat peluncuran Sekolah Berintegritas di Grahadi, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Jawa Timur tak sekadar seremoni. Gubernur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan 40 Sekolah Berintegritas sekaligus menegaskan arah baru pendidikan berbasis karakter dan antikorupsi di Gedung Negara Grahadi, Senin (4/5/2026).

Langkah ini menjadi respons atas tantangan pendidikan yang tak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga krisis integritas di berbagai sektor. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong sekolah menjadi garda depan pembentukan karakter sejak dini.

Peluncuran ditandai dengan penekanan sirine bersama perwakilan kepala sekolah dari lima daerah. Program ini menyasar SMA dan SMK di 38 kabupaten/kota sebagai proyek percontohan yang akan diperluas secara bertahap.

“Sekolah berintegritas ini bukan sekadar simbol. Ini adalah komitmen membangun generasi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab,” tegas Khofifah.
Ia menekankan, integritas harus menjadi budaya, bukan sekadar slogan. Mulai dari kantin kejujuran hingga kelas tanpa gadget, seluruh program dirancang untuk membentuk kebiasaan positif yang berdampak langsung pada perilaku siswa.

Menurut Khofifah, kebijakan ini merupakan investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. Pendidikan di Jawa Timur diarahkan agar melahirkan SDM unggul yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat.

“Kalau dari sekolah sudah terbiasa jujur, kita sedang menyiapkan pemimpin masa depan yang amanah,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menambahkan, 40 sekolah ini akan menjadi laboratorium kebijakan pendidikan berbasis integritas. Setiap sekolah diberi ruang inovasi sesuai kebutuhan lokal.

“Ini pilot project. Nantinya akan direplikasi ke sekolah lain setelah terbukti efektif,” jelasnya.

Dalam momen yang sama, Pemprov Jatim juga mencatat capaian nasional. Sebanyak 1.572.404 siswa mengikuti gerakan minum tablet tambah darah secara serentak, yang mengantarkan Jawa Timur meraih rekor MURI.

Program ini berdampak langsung pada kesehatan pelajar, khususnya dalam mencegah anemia dan meningkatkan kualitas generasi muda.

“Ini bukan sekadar angka. Ini soal masa depan kesehatan anak-anak kita,” kata Khofifah.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menerima hak cipta lagu “Jatim Cerdas (Siap Jadi Juara)” yang menjadi simbol semangat pendidikan di Jawa Timur.

Hardiknas 2026 juga diramaikan pameran Produk Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang diikuti 168 sekolah. Inovasi siswa ditampilkan, mulai dari produk pangan hingga teknologi tepat guna.

Yang menarik, puluhan kendaraan listrik karya siswa SMK turut dikonvoi, menunjukkan bahwa pendidikan vokasi di Jatim mulai menjawab tantangan industri masa depan.

Capaian ini memberi dampak nyata bagi masyarakat. Pendidikan tak lagi berhenti di ruang kelas, tetapi langsung menyentuh kebutuhan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan.

Khofifah menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak agar transformasi pendidikan berjalan konsisten.

“Kita butuh pendidikan yang membentuk manusia seutuhnya. Cerdas, berkarakter, dan peduli,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Berita Terbaru