Danramil Turun Tangan di SPPG Sidoarjo, Ingatkan Soal Nyawa di Balik Makanan Warga

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danramil dan Babinsa saat memberikan penyuluhan kepada relawan SPPG Bluru Kidul 04, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Danramil dan Babinsa saat memberikan penyuluhan kepada relawan SPPG Bluru Kidul 04, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pengawasan terhadap kualitas makanan warga diperketat. Danramil bersama Babinsa turun langsung ke SPPG Bluru Kidul 04, Senin (4/5/2026), untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan dijalankan tanpa kompromi.

Langkah ini bukan sekadar penyuluhan biasa. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah risiko serius seperti kontaminasi makanan yang bisa berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.

Dalam arahannya, Danramil menekankan bahwa setiap proses pengolahan makanan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, seolah-olah dikonsumsi oleh keluarga sendiri.

“Kerjakan program ini seperti memasak untuk anak sendiri. Harus teliti, hati-hati, dan kebersihannya benar-benar dijaga,” tegasnya.

Babinsa turut mengingatkan bahwa kelalaian kecil bisa berujung pada dampak besar. Karena itu, kontrol kualitas harus dilakukan secara berlapis dan konsisten.

“Jangan sampai ada yang terlewat. Kebersihan dan kualitas harus dicek ulang agar tidak menimbulkan masalah,” ujarnya.

Kepala SPPG Bluru Kidul 04, Nindra Bagaskara AdiPratama, menyebut kehadiran aparat memberi efek langsung terhadap kinerja relawan. Mereka menjadi lebih disiplin dan waspada dalam menjalankan tugas.

“Penyuluhan ini membuat kami lebih fokus. Teman-teman jadi lebih teliti dan sadar pentingnya menjaga kualitas makanan,” katanya.

Program SPPG sendiri menjadi bagian penting dalam pemenuhan gizi masyarakat. Jika dikelola dengan baik, manfaatnya tidak hanya menjaga kesehatan warga, tetapi juga mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.

Pengawasan seperti ini diharapkan terus berlanjut agar layanan publik berbasis pangan benar-benar aman, berkualitas, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Harapannya, SPPG ini terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi warga Sidoarjo,” pungkas Nindra.

Lainnya:

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa
Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:10 WIB

Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:53 WIB

Danramil Turun Tangan di SPPG Sidoarjo, Ingatkan Soal Nyawa di Balik Makanan Warga

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Berita Terbaru