May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja dan ahli waris dalam peringatan May Day 2026 di Pendopo Lokatantra Lamongan, Jumat (1/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja dan ahli waris dalam peringatan May Day 2026 di Pendopo Lokatantra Lamongan, Jumat (1/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Lamongan tak sekadar menjadi agenda seremonial. Dalam peringatan yang digelar di Pendopo Lokatantra, Jumat (1/5/2026), BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemkab Lamongan menyalurkan santunan senilai Rp744 juta kepada empat pekerja dan ahli waris sebagai bentuk perlindungan negara terhadap risiko kerja.

Santunan tersebut mencakup program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga beasiswa pendidikan bagi anak pekerja yang memenuhi syarat.

Penyaluran manfaat ini menjadi perhatian karena menyentuh langsung kebutuhan dasar keluarga pekerja yang terdampak musibah kerja maupun kehilangan pencari nafkah utama. Di tengah tingginya risiko kerja di berbagai sektor, jaminan sosial dinilai menjadi instrumen penting menjaga stabilitas ekonomi keluarga.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan perlindungan pekerja harus menjadi prioritas bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah.

“Momentum May Day ini harus menjadi pengingat bahwa pekerja adalah tulang punggung pembangunan daerah. Karena itu, perlindungan sosial ketenagakerjaan harus diperkuat dan diperluas,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan program BPJS Ketenagakerjaan memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama saat pekerja menghadapi risiko kecelakaan hingga meninggal dunia.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lamongan, Jody Nuraga, menyebut masih ada tantangan besar dalam memperluas cakupan kepesertaan, khususnya pekerja informal yang rentan belum memiliki perlindungan.

“May Day bukan hanya soal perayaan, tetapi momentum evaluasi. Kami ingin memastikan pekerja formal maupun informal mendapatkan hak perlindungan yang sama agar risiko sosial-ekonomi bisa ditekan,” kata Jody.

Selain penyerahan santunan, agenda May Day juga diisi dialog interaktif antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Forum ini membahas persoalan hubungan industrial, penguatan jaminan sosial, hingga strategi peningkatan kesejahteraan buruh.

Langkah ini dinilai penting di tengah meningkatnya tuntutan perlindungan tenaga kerja, sekaligus menjadi upaya mencegah pekerja jatuh ke jurang kemiskinan akibat risiko kerja yang tidak terantisipasi.

“Perlindungan pekerja bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi investasi sosial untuk menjaga kesejahteraan masyarakat dan keberlangsungan ekonomi daerah,” pungkas Jody.

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Berita Terbaru