Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat menghadiri pelantikan Biru Muda Project di Jakarta, Sabtu (2/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat menghadiri pelantikan Biru Muda Project di Jakarta, Sabtu (2/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Struktur ketenagakerjaan Indonesia masih menghadapi persoalan besar. Hingga 2026, lebih dari 155 juta angkatan kerja masih didominasi sektor informal, sementara jutaan lainnya belum terserap pasar kerja. Kondisi ini menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja baru.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan generasi muda harus mengambil peran lebih besar, bukan sekadar menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta peluang kerja di tengah perubahan ekonomi dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Menurut Afriansyah, dominasi sektor informal menunjukkan tantangan serius dalam kualitas tenaga kerja nasional. Selain minim perlindungan kerja, sektor informal juga rentan terhadap ketidakpastian pendapatan, yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari angka statistik, tetapi mampu menunjukkan kemampuan melalui tindakan nyata,” ujar Afriansyah saat menghadiri pelantikan Biru Muda Project bertajuk *UNWRAP: From Potential to Impact Conference 2026* di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Ia menyoroti masih lebarnya kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Akibatnya, banyak lulusan yang belum memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja, sehingga memperlambat penyerapan tenaga kerja.

Untuk menjawab persoalan itu, pemerintah mendorong transformasi sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi, peningkatan keterampilan (skilling dan reskilling), hingga penguatan inovasi berbasis teknologi.

Afriansyah menilai pemuda memiliki peluang besar di era digital, terutama dalam sektor ekonomi kreatif, teknologi, dan industri hijau yang kini terus tumbuh.

“Generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi melalui penciptaan peluang kerja baru, terutama di era digital,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menetapkan empat strategi utama pada 2026, yakni penguatan pelatihan vokasi, pengembangan Talent and Innovation Hub (TIH), perluasan akses pelatihan termasuk bagi penyandang disabilitas, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja.

Kebijakan ini diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses kerja lebih luas, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

“Seluruh program tersebut merupakan bagian dari strategi terintegrasi untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Sekolah Perempuan Blitar Digeber, Pemkot Targetkan Ekonomi Keluarga Naik

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru