Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau pembenihan bibit lele di Balai Benih Kelurahan Tunjung, Kamis, 30 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau pembenihan bibit lele di Balai Benih Kelurahan Tunjung, Kamis, 30 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai memperkuat sektor perikanan air tawar sebagai strategi mendorong ekonomi masyarakat dan menjaga ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah konkretnya dilakukan melalui penguatan pembenihan bibit lele di Balai Benih Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim turun langsung meninjau proses pembenihan pada Kamis (30/4/2026) untuk memastikan kualitas produksi benih tetap terjaga. Langkah ini dinilai penting karena kualitas bibit menjadi faktor utama keberhasilan budidaya dan pendapatan peternak ikan.

Dalam peninjauan tersebut, Lukman melihat proses pembenihan mulai dari pemijahan hingga perawatan benih. Ia juga berdialog dengan petugas dan pembudidaya untuk mendengar langsung persoalan di lapangan, mulai dari ketersediaan pakan hingga akses pasar.

Menurut Lukman, sektor perikanan memiliki potensi besar sebagai sumber penghasilan baru bagi masyarakat, terutama di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat.

“Kami ingin memastikan balai benih ini benar-benar berfungsi optimal menghasilkan bibit lele berkualitas. Kalau benih bagus, hasil panen meningkat dan pendapatan pembudidaya ikut naik,” kata Lukman.

Pemkab Bangkalan menilai penguatan pembenihan bukan hanya soal produksi ikan, tetapi juga bagian dari kebijakan memperluas lapangan usaha dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat dukungan melalui sarana prasarana, pendampingan teknis, hingga akses distribusi agar hasil budidaya lebih mudah terserap pasar.

“Ini bagian dari strategi ketahanan pangan daerah. Kami ingin masyarakat bukan hanya menjadi konsumen, tetapi produsen yang mampu memenuhi kebutuhan pasar,” tegasnya.

Ke depan, Balai Benih Tunjung juga diproyeksikan menjadi pusat edukasi budidaya ikan bagi masyarakat dan generasi muda agar sektor perikanan Bangkalan semakin kompetitif dan berkelanjutan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Sekolah Perempuan Blitar Digeber, Pemkot Targetkan Ekonomi Keluarga Naik
Semarang Night Carnival Batal di Detik-Detik Terakhir, Hujan Deras Picu Risiko Keselamatan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru