SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Semarang resmi membatalkan gelaran Semarang Night Carnival yang sedianya berlangsung Sabtu (2/5) malam. Keputusan itu diambil langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, setelah hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah kota sejak sore hingga malam.
Pembatalan agenda tahunan tersebut menjadi langkah cepat pemerintah daerah untuk mencegah potensi risiko keselamatan di tengah cuaca ekstrem. Ribuan warga yang biasanya memadati kawasan Simpang Lima pun urung menyaksikan parade budaya dan kreativitas yang menjadi ikon perayaan Hari Jadi Kota Semarang.
Agustina menegaskan, keputusan menghentikan acara bukan tanpa pertimbangan matang. Kondisi jalan licin, jarak pandang terbatas, hingga ancaman gangguan teknis menjadi faktor utama pembatalan.
“Keselamatan masyarakat, peserta, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat adalah prioritas utama. Kami tidak ingin mengambil risiko di tengah hujan deras yang terus berlangsung,” tegas Agustina.
Semarang Night Carnival selama ini menjadi magnet wisata dan penggerak ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga sektor jasa di sekitar lokasi acara. Pembatalan ini memang berdampak pada aktivitas ekonomi malam, namun dinilai lebih penting untuk menghindari potensi kecelakaan atau gangguan kesehatan warga.
Meski acara utama dibatalkan, penampilan drum band dari Akademi Kepolisian Semarang tetap sempat melintas menuju kawasan Simpang Lima sebelum hujan semakin intens.
Pemkot Semarang memastikan akan mengevaluasi kemungkinan penjadwalan ulang dengan mempertimbangkan prakiraan cuaca dan kesiapan teknis.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat. Ini keputusan sulit, tapi harus diambil untuk kepentingan bersama. Semoga bisa dijadwalkan kembali dalam situasi yang lebih aman,” pungkasnya.
Lainnya:
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
- Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Penulis : Oki
Editor : Zainul Arifin








