Semarang Night Carnival Batal di Detik-Detik Terakhir, Hujan Deras Picu Risiko Keselamatan

Minggu, 3 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat menyampaikan pembatalan Semarang Night Carnival, Sabtu, 2 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat menyampaikan pembatalan Semarang Night Carnival, Sabtu, 2 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Semarang resmi membatalkan gelaran Semarang Night Carnival yang sedianya berlangsung Sabtu (2/5) malam. Keputusan itu diambil langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, setelah hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah kota sejak sore hingga malam.

Pembatalan agenda tahunan tersebut menjadi langkah cepat pemerintah daerah untuk mencegah potensi risiko keselamatan di tengah cuaca ekstrem. Ribuan warga yang biasanya memadati kawasan Simpang Lima pun urung menyaksikan parade budaya dan kreativitas yang menjadi ikon perayaan Hari Jadi Kota Semarang.

Agustina menegaskan, keputusan menghentikan acara bukan tanpa pertimbangan matang. Kondisi jalan licin, jarak pandang terbatas, hingga ancaman gangguan teknis menjadi faktor utama pembatalan.

“Keselamatan masyarakat, peserta, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat adalah prioritas utama. Kami tidak ingin mengambil risiko di tengah hujan deras yang terus berlangsung,” tegas Agustina.

Semarang Night Carnival selama ini menjadi magnet wisata dan penggerak ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga sektor jasa di sekitar lokasi acara. Pembatalan ini memang berdampak pada aktivitas ekonomi malam, namun dinilai lebih penting untuk menghindari potensi kecelakaan atau gangguan kesehatan warga.

Meski acara utama dibatalkan, penampilan drum band dari Akademi Kepolisian Semarang tetap sempat melintas menuju kawasan Simpang Lima sebelum hujan semakin intens.

Pemkot Semarang memastikan akan mengevaluasi kemungkinan penjadwalan ulang dengan mempertimbangkan prakiraan cuaca dan kesiapan teknis.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat. Ini keputusan sulit, tapi harus diambil untuk kepentingan bersama. Semoga bisa dijadwalkan kembali dalam situasi yang lebih aman,” pungkasnya.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat
Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:27

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Berita Terbaru