Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga mengikuti jalan sehat peringatan May Day di Alun-alun Jember, Minggu (3/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ribuan warga mengikuti jalan sehat peringatan May Day di Alun-alun Jember, Minggu (3/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jember tidak sekadar seremoni tahunan. Ribuan warga yang memadati Alun-alun Jember, Minggu (3/5/2026), menjadi gambaran kuatnya sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah.

Momentum ini dinilai penting di tengah potensi konflik industrial yang kerap muncul di berbagai wilayah. Pemerintah daerah memilih pendekatan kolaboratif untuk memastikan peringatan May Day berlangsung kondusif sekaligus berdampak positif bagi iklim investasi dan ketenagakerjaan.

Kegiatan jalan sehat yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember menjadi pusat perhatian, dengan partisipasi luas dari pekerja, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Selain sebagai ajang kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi simbol komunikasi terbuka antar pemangku kepentingan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Jember, Hadi Mulyono, menegaskan keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja kolektif lintas sektor.

“Pemerintah daerah mengapresiasi dukungan semua pihak, mulai dari OPD, instansi vertikal, hingga pelaku usaha dan pekerja yang bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, stabilitas hubungan industrial berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Data menunjukkan tingkat pengangguran di Jember mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, bahkan berada di bawah rata-rata provinsi dan nasional.

Ketua panitia, Imam, menyebut kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kepercayaan antar pihak dan meredam potensi konflik tenaga kerja.

“Tujuannya jelas, menjaga harmonisasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah agar iklim usaha tetap sehat,” katanya.

Dukungan juga datang dari kalangan pengusaha. Wasil Fadlah menilai antusiasme masyarakat menjadi sinyal positif bagi dunia usaha untuk terus berkembang di Jember.

“Kolaborasi seperti ini menciptakan rasa aman bagi investasi dan membuka peluang kerja baru,” ujarnya.

Dengan pendekatan yang lebih inklusif, peringatan May Day di Jember menunjukkan bahwa stabilitas ketenagakerjaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil sinergi bersama demi kesejahteraan masyarakat luas.

“Ke depan, kolaborasi ini akan terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
May Day Asahan Memanas, Bupati Tegaskan Buruh Penopang Utama Ekonomi Daerah
NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani, Perkuat Status UNESCO Global Geopark
Hardiknas 2026, Bupati Pasuruan Soroti Anak Putus Sekolah dan Masa Depan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru