Tak Sekadar Patroli, Polsek Tikung Kawal Program Pangan Bergizi di Lamongan demi Cegah Krisis Pangan

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Tikung saat memantau perkembangan tanaman dalam program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Guminingrejo, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Tikung saat memantau perkembangan tanaman dalam program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Guminingrejo, Senin (4/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa terus digencarkan. Kali ini, jajaran Polsek Tikung, Lamongan, turun langsung melakukan patroli sekaligus pemantauan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Dusun Guminingrejo, Kecamatan Tikung, Senin (4/5/2026).

Langkah ini bukan sekadar patroli rutin. Kehadiran polisi di lapangan menjadi bagian dari pengawasan program strategis nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden untuk memperkuat swasembada pangan dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo melalui AIPTU Ketut GB mengatakan, patroli dilakukan untuk memastikan program pemanfaatan pekarangan produktif benar-benar berjalan dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

“Program Pekarangan Pangan Bergizi ini bukan hanya soal menanam, tetapi bagaimana masyarakat bisa mandiri memenuhi kebutuhan pangan keluarga, terutama untuk mendukung gizi rumah tangga,” ujar AIPTU Ketut GB.

Dalam patroli tersebut, petugas juga mengecek langsung perkembangan tanaman yang telah ditanam warga. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman tumbuh subur dan mulai menunjukkan perkembangan positif.

Program P2B dinilai memiliki dampak langsung bagi warga, terutama dalam menekan pengeluaran rumah tangga, memperkuat akses pangan sehat, serta menjadi solusi menghadapi fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.

Selain itu, keterlibatan kepolisian dalam pengawasan program ini menjadi langkah preventif agar pemanfaatan lahan pekarangan tidak berhenti di tengah jalan dan tetap berkelanjutan.

“Kami berharap program ini terus berkembang dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga ketahanan pangan dimulai dari rumah tangga bisa terwujud,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya
Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan
Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10

Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:56

Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Berita Terbaru