JEMBER, RadarBangsa.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember terus memperkuat tata kelola pendidikan berbasis data melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data dan Digitalisasi Tata Kelola Data Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Kegiatan yang digelar di Hotel Luminor Jember, Selasa (28/7/2026), ini diikuti sekitar 245 peserta dari jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Jember.
Peserta terdiri atas perwakilan pengawas sekolah, kepala sekolah, dan operator sekolah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan data pendidikan. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kualitas penyajian data GTK yang valid, cepat, akurat, dan informatif guna mendukung pengambilan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.
Kepala Bidang Ketenagaan Disdik Kabupaten Jember, Tulus Wijayanto, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa validitas data menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah. Menurutnya, seluruh data yang disajikan harus mencerminkan kondisi riil di lapangan.
“Data itu sangat penting. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjadi pelajaran bagi kita bahwa data yang dimasukkan oleh satuan pendidikan harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar untuk formalitas akreditasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kepala sekolah berperan sebagai penanggung jawab sekaligus pengontrol validitas data di satuan pendidikan. Operator sekolah bertugas melakukan input data melalui sistem, seperti Dapodik, sedangkan pengawas sekolah menjalankan fungsi pendampingan dan audit terhadap data yang disajikan.
Pemutakhiran data GTK kali ini difokuskan pada pemetaan kebutuhan dan kualifikasi guru serta tenaga kependidikan di setiap sekolah. Data yang akurat akan menjadi landasan penting bagi Disdik Jember dalam merumuskan berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan.
“Ibarat menggunakan petunjuk arah GPS, kalau petanya tidak benar, maka keputusan yang diambil juga bisa salah. Dengan data yang valid, kita tahu pasti apakah suatu sekolah kekurangan atau kelebihan guru, sehingga kebijakan yang diambil bisa tepat sasaran,” jelas Tulus.
Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Widyaprada dari BBPMP Provinsi Jawa Timur, perwakilan BKPSDM Kabupaten Jember yang membahas pemutakhiran data kepegawaian ASN, serta perwakilan Dinas Kominfo Jember terkait peran ASN dalam mendukung publikasi dan potensi daerah.
Narasumber dari BBPMP Jawa Timur, Udik Pujianto, mengapresiasi langkah Disdik Jember dalam mengoptimalkan pengelolaan data pendidikan di tingkat sekolah.
“Harapannya, Bapak dan Ibu Kepala Sekolah serta pengawas dapat memaksimalkan data yang ada di sekitar kita, baik data GTK maupun Dapodik. Data tersebut sangat berguna untuk peningkatan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar