245 Peserta Ikuti Bimtek Data GTK Disdik Jember, Dorong Tata Kelola Pendidikan Digital

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Narasumber dari BKPSDM Kabupaten Jember menyampaikan materi dalam Bimtek Pemutakhiran Data dan Digitalisasi Tata Kelola Data GTK yang digelar Disdik Jember di Hotel Luminor Jember, Selasa (28/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Narasumber dari BKPSDM Kabupaten Jember menyampaikan materi dalam Bimtek Pemutakhiran Data dan Digitalisasi Tata Kelola Data GTK yang digelar Disdik Jember di Hotel Luminor Jember, Selasa (28/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember terus memperkuat tata kelola pendidikan berbasis data melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data dan Digitalisasi Tata Kelola Data Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Kegiatan yang digelar di Hotel Luminor Jember, Selasa (28/7/2026), ini diikuti sekitar 245 peserta dari jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Jember.

Peserta terdiri atas perwakilan pengawas sekolah, kepala sekolah, dan operator sekolah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan data pendidikan. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kualitas penyajian data GTK yang valid, cepat, akurat, dan informatif guna mendukung pengambilan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.

Kepala Bidang Ketenagaan Disdik Kabupaten Jember, Tulus Wijayanto, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa validitas data menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah. Menurutnya, seluruh data yang disajikan harus mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Data itu sangat penting. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjadi pelajaran bagi kita bahwa data yang dimasukkan oleh satuan pendidikan harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar untuk formalitas akreditasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kepala sekolah berperan sebagai penanggung jawab sekaligus pengontrol validitas data di satuan pendidikan. Operator sekolah bertugas melakukan input data melalui sistem, seperti Dapodik, sedangkan pengawas sekolah menjalankan fungsi pendampingan dan audit terhadap data yang disajikan.

Pemutakhiran data GTK kali ini difokuskan pada pemetaan kebutuhan dan kualifikasi guru serta tenaga kependidikan di setiap sekolah. Data yang akurat akan menjadi landasan penting bagi Disdik Jember dalam merumuskan berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan.

“Ibarat menggunakan petunjuk arah GPS, kalau petanya tidak benar, maka keputusan yang diambil juga bisa salah. Dengan data yang valid, kita tahu pasti apakah suatu sekolah kekurangan atau kelebihan guru, sehingga kebijakan yang diambil bisa tepat sasaran,” jelas Tulus.

Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Widyaprada dari BBPMP Provinsi Jawa Timur, perwakilan BKPSDM Kabupaten Jember yang membahas pemutakhiran data kepegawaian ASN, serta perwakilan Dinas Kominfo Jember terkait peran ASN dalam mendukung publikasi dan potensi daerah.

Narasumber dari BBPMP Jawa Timur, Udik Pujianto, mengapresiasi langkah Disdik Jember dalam mengoptimalkan pengelolaan data pendidikan di tingkat sekolah.

“Harapannya, Bapak dan Ibu Kepala Sekolah serta pengawas dapat memaksimalkan data yang ada di sekitar kita, baik data GTK maupun Dapodik. Data tersebut sangat berguna untuk peningkatan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru