358 PJU Smart System Dipasang di Pasuruan, Lampu Padam Langsung Terdeteksi Otomatis

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Pasuruan akan memasang 358 titik PJU smart system di ruas Sukorejo–Bangil mulai pekan depan, Senin (6/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemkab Pasuruan akan memasang 358 titik PJU smart system di ruas Sukorejo–Bangil mulai pekan depan, Senin (6/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mempercepat pemasangan 358 titik penerangan jalan umum (PJU) berbasis smart system di ruas Sukorejo–Bangil. Proyek senilai Rp11 miliar yang bersumber dari APBD 2026 itu dijadwalkan mulai dikerjakan pekan depan untuk meningkatkan pelayanan publik sekaligus keselamatan pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan atas arahan Bupati Pasuruan agar manfaat penerangan jalan dapat segera dirasakan masyarakat. Seluruh titik PJU akan dipasang di jalur dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.

“Akan dikerjakan mulai minggu depan ini, mohon doanya karena ini percepatan oleh Bapak Bupati Rusdi demi pemanfaatan publik,” kata Digdo, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, PJU smart system menghadirkan sistem pengawasan yang bekerja secara otomatis. Ketika terjadi lampu padam atau kerusakan, perangkat akan langsung mengirimkan sinyal ke pusat kendali sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan tanpa harus menunggu laporan dari masyarakat.

“Proses pemeliharaan dan penanganan gangguan bisa dilakukan jauh lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain mempercepat respons terhadap kerusakan, sistem tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan penerangan jalan di Kabupaten Pasuruan. Pengelolaan yang terintegrasi juga dinilai membuat operasional PJU menjadi lebih efektif dan efisien.

Digdo menambahkan, keberadaan penerangan yang memadai memiliki dampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. PJU yang berfungsi optimal juga dinilai dapat mengurangi potensi kecelakaan sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas di kawasan jalan raya.

“Tingkat mobilitas masyarakat di sana sangat tinggi. Dukungan penerangan yang andal sudah menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar pelengkap,” tegasnya menutup.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru