Ahli Waris Kades Tropodo Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp46,3 Juta

Kamis, 29 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan santunan  olej Bupati Sidoarjo ke rumah duka, (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

Penyerahan santunan olej Bupati Sidoarjo ke rumah duka, (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Keluarga almarhum Moch Kusaini, Kepala Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, disebut menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp46.386.497. Ahli waris juga disebut berhak memperoleh manfaat Jaminan Pensiun sebesar Rp1.516.515 per bulan.

Penyerahan santunan tersebut dilakukan Bupati Sidoarjo H. Subandi saat mengunjungi rumah duka di Perumahan Wisma Tropodo, Kecamatan Waru, Rabu (28/10/2026).

Santunan itu merupakan gabungan manfaat Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Sementara itu, manfaat Jaminan Pensiun diberikan secara berkala setiap bulan sesuai ketentuan program yang berlaku.

Subandi berharap manfaat tersebut dapat membantu keluarga menghadapi masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga.

Ia menjelaskan, perlindungan bagi perangkat desa menjadi bagian dari program jaminan sosial ketenagakerjaan yang didukung Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui pembayaran iuran kepesertaan.

“Kita sebagai pemerintah daerah memberikan bantuan ini karena sudah kita masukkan program pemerintah dan terus berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Subandi menyebut perlindungan tersebut tidak hanya menyasar kepala desa, tetapi juga perangkat desa, lembaga desa, serta kader yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pemkab Sidoarjo juga mulai memperluas perlindungan jaminan sosial melalui program Satu ASN Satu Duafa pada 2026. Melalui program ini, ASN didorong membantu warga duafa memperoleh kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Subandi menyampaikan bahwa sejumlah pejabat dan pimpinan unit pelayanan publik telah mulai mengikutsertakan warga duafa dalam program tersebut. Kelompok yang disebut antara lain pejabat eselon II dan III, kepala sekolah, kepala rumah sakit, serta kepala puskesmas.

“Harapan kami, pada tahun 2027 seluruh ASN di Kabupaten Sidoarjo bergerak bersama melalui program satu ASN membawa satu duafa,” katanya.

Target tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan perlindungan ketenagakerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Warga yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh manfaat sesuai ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Subandi Sidak Rumah Pompa Sidoarjo, Kualitas Jadi Sorotan
Ganti Rugi Lahan Flyover Gedangan Sidoarjo Diproyeksikan Cair 2027
Sumpah Pemuda 2026, Subandi Tantang Pemuda Sidoarjo Jadi Motor Penggerak Pembangunan
Ratusan Bidang Tanah Warga Randupitu Pasuruan Bersertifikat lewat PTSL
IPP Lamongan Capai 63,50, Pemkab Perkuat Ruang Kolaborasi Pemuda
Gempur Saloka 2026, Lamongan Bersihkan 8 Km Saluran Air untuk Antisipasi Banjir
Polres Lamongan Sisir Titik Rawan, Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas
Khofifah Ajak Pemuda Jatim Patriotik, Gigih Berkarya dan Berempati

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:17

Subandi Sidak Rumah Pompa Sidoarjo, Kualitas Jadi Sorotan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:43

Ganti Rugi Lahan Flyover Gedangan Sidoarjo Diproyeksikan Cair 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:28

Ahli Waris Kades Tropodo Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp46,3 Juta

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04

Sumpah Pemuda 2026, Subandi Tantang Pemuda Sidoarjo Jadi Motor Penggerak Pembangunan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:23

Ratusan Bidang Tanah Warga Randupitu Pasuruan Bersertifikat lewat PTSL

Berita Terbaru