SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi atas penghargaan Perempuan Berbakti 2026 yang diterima Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Hj. Arifatul Choiri Fauzi.
Arifatul yang juga dipercaya sebagai Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU tersebut menerima penghargaan kategori Women of Excellence in Inspirational Leadership for the Nation dari Corporate Forum for CSR Development.
Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menilai penghargaan tersebut bukan semata pencapaian personal. Menurutnya, apresiasi terhadap perempuan yang berkontribusi bagi masyarakat dapat menjadi pemantik semangat bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan mengambil peran di berbagai bidang.
“Selamat kepada Ibu Hj. Arifah Choiri Fauzi atas penghargaan Perempuan Berbakti 2026. Semoga penghargaan ini semakin menguatkan langkah dan pengabdian untuk perempuan, keluarga, masyarakat, dan negeri,” ujar Ning Lia.
Ning Lia berpandangan, perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan. Peran tersebut dapat tumbuh dari lingkungan paling dekat, yakni keluarga dan komunitas, kemudian berkembang ke ruang sosial, ekonomi hingga pemerintahan.
Karena itu, pemberdayaan perempuan menurutnya membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, komunitas, media, hingga keluarga memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan untuk berkembang dan memberikan kontribusi.
Kiprah Arifah dalam isu pemberdayaan perempuan juga tercermin melalui agenda Kementerian PPPA. Dalam sejumlah kesempatan, ia menekankan pentingnya perempuan menjadi penggerak perubahan yang dapat dimulai dari keluarga dan kemudian memberikan dampak lebih luas kepada masyarakat.
Selain sebagai Menteri PPPA, Arifah memimpin PP Muslimat NU periode 2025–2030 setelah terpilih dalam Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya pada Februari 2025. Posisi tersebut menempatkannya dalam ruang strategis pemerintahan sekaligus organisasi perempuan.
Bagi Ning Lia, pencapaian tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan partisipasi perempuan di berbagai bidang. Ia berharap perempuan terus mendapatkan ruang untuk mengembangkan kapasitas sekaligus menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Semoga menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya, berdaya, dan memberikan manfaat. Pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan selalu menemukan jalannya untuk memberikan dampak yang lebih luas,” kata Ning Lia.
Ia berharap penghargaan Perempuan Berbakti 2026 tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi energi positif yang mendorong semakin banyak perempuan mengambil peran, memperluas pengabdian, dan menghadirkan perubahan bagi masyarakat.
“Penghargaan Perempuan Berbakti 2026 menjadi energi baru bagi perempuan untuk terus mengambil peran, memperluas manfaat, serta menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar