SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 200 paket sembako dan paket perawatan gigi dibagikan kepada warga Kutisari, Surabaya, dalam kegiatan bakti sosial yang melibatkan Anggota DPD RI Lia Istifhama, GAS-Pemuda, dan Senyum Sehat Indonesia, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan bertema Membagi Bingkisan Gratis (MBG) tersebut menggabungkan bantuan kebutuhan pokok dengan edukasi sederhana tentang kesehatan gigi dan kebersihan diri.
Gerakan Aksi Sosial Pemuda (GAS-Pemuda) bersama Senyum Sehat Indonesia menginisiasi kegiatan tersebut dengan menggandeng Karang Taruna, Kader Surabaya Hebat, serta masyarakat setempat.
Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia turut berbaur dengan warga dan relawan muda. Hadir pula Camat Tenggilis Wawan Setiawan, Lurah Kutisari Meta Indrayani, Ketua Senyum Sehat Indonesia Sean Reagen, serta Ketua GAS-Pemuda Surabaya Charly Haryono Teguh.
Bagi Lia, kegiatan tersebut bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya kepedulian sosial dari kalangan generasi muda.
Ia mengapresiasi inisiatif para relawan yang menyisihkan uang pribadi untuk dikumpulkan dan digunakan membantu masyarakat.
“Adik-adik dari GAS-Pemuda dan Senyum Sehat Indonesia selalu menyisihkan uang pribadi mereka untuk dikumpulkan dan kemudian digunakan berbagi kepada sesama. Ini sebuah contoh yang sangat baik,” ujar Lia.
Menurutnya, semangat tersebut mencerminkan benevolent society atau masyarakat kebajikan, yakni kehidupan sosial yang dibangun melalui kesadaran untuk saling membantu.
“Ini merupakan bentuk benevolent society, masyarakat kebajikan. Spirit ini terbentuk dari generasi muda, baik Gen Alpha maupun Gen Z,” katanya.
Selain sembako, warga juga menerima pasta gigi dan sikat gigi sebagai bagian dari edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi.
Lia menilai, kepedulian terhadap kesehatan dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kadang kita berpikir membantu itu harus dengan sesuatu yang besar. Padahal, memberikan sesuatu yang sederhana tetapi memang dibutuhkan masyarakat juga merupakan bentuk kepedulian,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan dalam kegiatan tersebut. Menurut Lia, kolaborasi antara kecamatan, kelurahan, komunitas pemuda, dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga semangat gotong royong.
“Terima kasih kepada Pak Camat, Bu Lurah, teman-teman Karang Taruna dan semuanya yang ada di Kutisari. Semuanya kompak,” tuturnya.
Lia berharap kebersamaan tersebut terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat.
“Bagaimana pun situasinya, warga harus selalu kompak,” katanya.
Sementara itu, Ketua GAS-Pemuda Surabaya Charly Haryono Teguh mengatakan, kegiatan sosial menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kepedulian anak muda terhadap lingkungan sekitar.
Ia menilai, kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan unsur pemerintahan diperlukan agar gerakan sosial dapat terus berkembang dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
“Kegiatan tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa gerakan sosial dapat dimulai dari langkah sederhana. Semoga bisa memberi manfaat dan barokah,” harapnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar