Antusias Warga Membludak, PKK Pasuruan Gelar Skrining Gratis

Rabu, 19 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, meninjau pelaksanaan skrining kesehatan gratis di Puskesmas UOBF Ngempit, Selasa (18/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, meninjau pelaksanaan skrining kesehatan gratis di Puskesmas UOBF Ngempit, Selasa (18/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Layanan skrining kesehatan gratis di Puskesmas UOBF Ngempit, Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/11/2025), mendapat sambutan tinggi dari warga. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk memanfaatkan kesempatan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, hadir meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut. Merita atau Mela Rusdi datang bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah, serta sejumlah pengurus PKK. Mereka meninjau alur pelayanan dan memastikan seluruh proses berjalan tertib.

Menurut Mela, tingginya animo warga menunjukkan bahwa layanan kesehatan dasar masih sangat dibutuhkan, terutama yang disediakan secara gratis.
“Saya lihat animo masyarakat sangat tinggi. Apalagi ini gratis, jadi banyak warga sekalian periksa kesehatan,” ujarnya.

Di hadapan warga, Mela mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap penyakit yang sering muncul pada musim penghujan. Ia menyebut risiko flu, batuk, demam, penyakit kulit, hingga demam berdarah yang cenderung meningkat saat intensitas sinar matahari menurun.
“Kalau kata orang Jawa, ini musim penyakit. Makanya banyak yang tiba-tiba flu, batuk, demam sampai penyakit kulit,” katanya.

Kepala UOBF Puskesmas Ngempit, drg Endang Zulmaliana, menjelaskan skrining hanya dilakukan satu hari dengan kuota 50–70 peserta. Dalam beberapa jam saja, seluruh slot langsung terpenuhi.
“Keluhan terbanyak biasanya pegal linu, asam urat, dan kolesterol. Kami stand by melayani semua peserta,” ujarnya.

Program ini menjadi langkah kolaboratif PKK dan Dinas Kesehatan Pasuruan untuk memperluas deteksi dini penyakit sekaligus mendorong masyarakat rutin memeriksakan kesehatan.

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru