April 2025 Inflasi Jatim Tercatat Paling Rendah, Khofifah: Bukti Kerja Bersama Kawal Ekonomi

Senin, 5 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa kondisi ekonomi Jawa Timur tetap kondusif dan terjaga stabil. Hal ini dibuktikan dari capaian inflasi yang berhasil ditekan hingga 0,93 persen secara month-to-month (m-to-m) pada April 2025, menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan inflasi terendah se-Pulau Jawa.

“Alhamdulillah, inflasi kita terjaga selama Idul Fitri kemarin. Ini merupakan prestasi kerja kita bersama, baik dari pemerintah, swasta, maupun masyarakat,” ujar Khofifah dalam keterangan pers di Surabaya, Senin (5/5/2025).

Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga stabilitas harga, terutama di tengah periode Ramadan dan Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya permintaan bahan pokok.

Menurutnya, sejumlah komoditas pangan seperti cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, dan cabai merah turut berperan sebagai penahan laju inflasi pada April 2025.

Namun demikian, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat beberapa komponen tetap memberi sumbangan inflasi. Di antaranya adalah tarif listrik yang naik pasca-berakhirnya diskon pemerintah pada akhir Februari, menyumbang inflasi sebesar 0,99 persen. Komoditas lain seperti emas perhiasan (0,20 persen), angkutan udara (0,08 persen), serta bawang merah dan kelapa masing-masing menyumbang 0,03 persen.

Sebagai perbandingan, provinsi dengan inflasi tertinggi pada April 2025 adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (1,67 persen), disusul DKI Jakarta (1,44 persen), Jawa Tengah (1,38 persen), Banten (1,29 persen), dan Jawa Barat (1,01 persen).

“Pemprov Jatim telah melakukan berbagai upaya untuk mengontrol inflasi selama Lebaran, termasuk meningkatkan produksi dan distribusi barang kebutuhan pokok serta melakukan pengawasan harga secara intensif,” jelas Khofifah.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa inflasi Jatim juga tercatat lebih rendah dari angka nasional yang berada di level 1,17 persen.

Tak hanya sektor harga, Khofifah juga mengungkapkan bahwa kinerja ekspor Jawa Timur menunjukkan tren positif. Pada Maret 2025, nilai ekspor Jatim mencapai Rp6.134,9 miliar, naik 0,10 persen dibandingkan Februari. Sementara itu, nilai impor naik 3,28 persen pada periode yang sama.

Di sektor pariwisata, Jatim juga menunjukkan performa impresif. Sepanjang Januari hingga Maret 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tercatat sebanyak 56.971 orang. Angka ini menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan kunjungan wisman tertinggi se-Pulau Jawa.

“Alhamdulillah, pariwisata kita juga menunjukkan tren positif. Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak,” ujar Khofifah.

Gubernur menegaskan, keberhasilan dalam menjaga stabilitas ekonomi ini diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi demi mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

“Kita berharap, prestasi ini menjadi momentum bagi kita untuk bersinergi membangun Jatim Jaya Luar Biasa menuju Gerbang Baru Nusantara,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru