Atasi Macet Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi Usulkan Pelebaran Jalan dan Percepatan Tol Probowangi

Jumat, 26 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengusulkan percepatan penanganan kemacetan Pelabuhan Ketapang melalui pelebaran jalan, penambahan dermaga, dan pembangunan tol, Kamis (25/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengusulkan percepatan penanganan kemacetan Pelabuhan Ketapang melalui pelebaran jalan, penambahan dermaga, dan pembangunan tol, Kamis (25/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Kemacetan yang kerap terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, terutama saat musim libur dan lonjakan penumpang, mendorong Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajukan dukungan penanganan kepada Kementerian Perhubungan. Sejumlah usulan disampaikan, mulai dari pelebaran jalan nasional, peningkatan kapasitas pelabuhan, hingga percepatan pembangunan Jalan Tol Probowangi ruas Besuki-Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan usulan tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Menteri Perhubungan. Menurutnya, penanganan kemacetan di Pelabuhan Ketapang tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan konektivitas nasional.

“Kami sudah berkirim surat kepada Menhub, meminta dukungan penanganan kemacetan menuju Pelabuhan Ketapang. Permasalahan kemacetan di Pelabuhan Ketapang ini sangat perlu dukungan dari pemerintah pusat,” kata Ipuk, Kamis (25/6/2026).

Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk merupakan jalur utama penghubung Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Tingginya mobilitas penumpang dan distribusi logistik membuat kapasitas infrastruktur di kawasan tersebut dinilai perlu ditingkatkan agar tidak terus memicu antrean kendaraan.

Dalam usulannya, Pemkab Banyuwangi meminta pelebaran sejumlah ruas jalan nasional menuju Pelabuhan Ketapang, meliputi ruas Ketapang-Jembatan Sungai Selogiri, Watudodol-Jembatan Grand Watudodol, serta jalur nasional di sepanjang Kecamatan Wongsorejo yang selama ini menjadi titik kepadatan lalu lintas.

Selain itu, pemerintah daerah mengusulkan penambahan armada kapal penyeberangan berkapasitas minimal 3.000 GT serta pembangunan dan rehabilitasi dermaga movable bridge agar mampu melayani kendaraan berbobot hingga 50 ton. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses bongkar muat sekaligus meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan.

Pemkab Banyuwangi juga mengajukan pembangunan jembatan akses dari Pelabuhan LCT Ketapang menuju kawasan pelabuhan di Kelurahan Bulusan guna memperlancar distribusi arus kendaraan. Di saat yang sama, percepatan pembangunan Jalan Tol Probowangi Tahap II ruas Besuki-Banyuwangi dinilai menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi beban lalu lintas di jalan nasional.

“Pembangunan tol ini diharapkan dapat mempercepat akses menuju Pelabuhan Ketapang sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada jalan nasional yang ada saat ini. Kami berharap program-program tersebut menjadi prioritas pemerintah pusat karena menyangkut kelancaran konektivitas nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

1 Komentar

  • Pelebaran jalan yang menuju pelabuhan Ketapang Banyuwangi bukan solusi yang bagus.solusi yang bagus rombak management asdp dan penambahan dermaga dan penambahan kapal penyebrangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru