Banyuwangi Percepat Pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah, Target 160 Ton per Hari

Kamis, 9 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendampingi Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau TPS 3R Balak, Kecamatan Songgon, Februari 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendampingi Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau TPS 3R Balak, Kecamatan Songgon, Februari 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam mengelola sampah secara berkelanjutan terus diperkuat. Setelah sebelumnya membangun Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Balak, Kecamatan Songgon, dan Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kini pembangunan fasilitas serupa kembali dilakukan di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, pembangunan ini merupakan bagian dari program Banyuwangi Hijau fase dua, hasil kolaborasi antara korporasi Borealis, Austria, dan Clean Rivers dari Uni Emirat Arab.

“Penanganan sampah ramah lingkungan melalui pembangunan fasilitas ini adalah langkah penting untuk mendukung Banyuwangi Hijau. Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, mitra internasional, serta Project Stop dan Perhutani Selatan yang telah menyediakan lahan,” ujar Ipuk, Rabu (8/10/2025).

Fasilitas TPS 3R Karetan diproyeksikan mampu menampung hingga 160 ton sampah per hari, dengan jangkauan 37 desa di delapan kecamatan sekitar Purwoharjo.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Dwi Handayani, menambahkan, progres pembangunan saat ini sudah memasuki tahap cut and fill atau penyiapan lahan konstruksi. Pekerjaan pondasi, pagar keliling, dan bangunan penyangga tengah dikerjakan.

“Targetnya Juni 2026 sudah selesai, sehingga bulan berikutnya bisa langsung beroperasi,” jelas Yani, sapaan akrabnya.

Selain TPS 3R Karetan, Pemkab Banyuwangi juga akan membangun dua Stasiun Peralihan Antara (SPA) di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, dan Desa Setail, Kecamatan Genteng. Kedua SPA ini masuk dalam fase tiga program Banyuwangi Hijau, dengan dukungan penuh dari Clean Rivers, Uni Emirat Arab. Masing-masing SPA dirancang berkapasitas 50 ton sampah per hari.

Dengan tambahan dua SPA tersebut, kapasitas pengolahan sampah di Banyuwangi bertambah signifikan. “Jika digabungkan, ketiga fasilitas baru ini mampu mengolah hingga 260 ton sampah per hari, melayani sekitar 1,4 juta penduduk Banyuwangi,” ungkap Yani.

Jumlah itu hampir mencakup seluruh populasi Banyuwangi yang mencapai 1,7 juta jiwa. Sisa kebutuhan pengelolaan sampah akan ditopang oleh kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Sungai Watch, Clean Oceans Through Clean Communities (CLOCC) asal Norwegia, dan lembaga lain.

Dengan langkah strategis ini, Banyuwangi berupaya memperkuat citra sebagai daerah yang tidak hanya kaya pariwisata, tetapi juga berkomitmen kuat pada keberlanjutan lingkungan.

“Target kami jelas, seluruh masyarakat Banyuwangi bisa merasakan manfaat pengelolaan sampah yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan,” pungkas Yani.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru