Banyuwangi Raih TPID Terbaik Berkat Inovasi Pangan 2025

Rabu, 26 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima penghargaan TPID Terbaik dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima penghargaan TPID Terbaik dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Upaya Kabupaten Banyuwangi mengendalikan inflasi kembali mendapat pengakuan. Daerah ini meraih penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berkinerja terbaik kategori Pelaksana Program Peningkatan Produktivitas Off Farm Terinovatif 2025 tingkat Jawa Timur. Penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam High Level Meeting TPID, TP2DD, dan TP2ED di Surabaya, Selasa (25/11).

Bupati Ipuk menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi Banyuwangi menjaga stabilitas harga di tengah tantangan ekonomi global. “Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur atas dukungan terhadap berbagai inisiatif daerah. Capaian ini hasil kerja seluruh stakeholder yang solid dalam mengawal inflasi,” ujar Ipuk.

Dalam forum tersebut, Ipuk memaparkan strategi Banyuwangi menekan inflasi melalui koordinasi erat TPID bersama Bank Indonesia, Bulog, TNI-Polri, BPS, hingga Badan Pangan Nasional. Kolaborasi tersebut menghasilkan serangkaian program yang menyentuh langsung sektor produksi dan distribusi pangan.

Salah satu inovasi kunci adalah program Eko-Sunwangi, yang memadukan pengendalian inflasi dengan penyediaan pangan bergizi. Program ini mengimplementasikan teknologi PPAI untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, memperbaiki kualitas tanah, dan menghasilkan varietas padi biofortifikasi seperti Inpari IR Nutri Zinc dan IPB 9G. Hasilnya, produktivitas padi meningkat 10–15 persen sekaligus menekan biaya produksi petani.

Ipuk menegaskan bahwa pendekatan berbasis ekosistem tersebut memperkuat ketahanan pangan daerah. “Kami ingin memastikan harga tetap stabil tanpa mengorbankan kesejahteraan petani. Inovasi ini terbukti efektif dan terus kami kembangkan,” katanya.

Selain penguatan hulu, Banyuwangi menjalankan pengendalian inflasi melalui stabilisasi harga pasar, pasar murah, monitoring pasokan, serta Gerakan Pangan Murah. Upaya tersebut membuat inflasi Oktober tercatat 0,22 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional dan provinsi.

Gubernur Khofifah dalam kesempatan itu mengapresiasi kontribusi Banyuwangi. Ia menilai sinergi daerah penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif. “Lewat forum ini kita teguhkan komitmen bersama menjaga kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran,” ujarnya

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru