Bersihkan Diri di Bulan Ramadhan, Khofifah Ajak GenZi Berpola Pikir ‘Minal Masjid Ilal Masjid’

Senin, 11 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar Parawansa  (IST)

Khofifah Indar Parawansa (IST)

KOTA SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Khofifah Indar Parawansa mengajak generasi Z (GenZi) Jawa Timur untuk mencintai masjid dan membentuk pola pikir minal masjid Ilal masjid.

Hal itu secara khusus ia sampaikan saat hadir dalam acara Gebyar Sholawat dan Launching Ramadhan GenZi 1445 H di Masjid Agung Al Akbar Surabaya, Minggu (10/3).

Dalam acara yang turut dimeriahkan oleh Gus Hafidz dan Majelis Syubbanul Muslimin Probolinggo, Khofifah mengajak Generasi Z agar selalu memperhatikan peran masjid dalam kehidupan mereka, sebagai tempat yang suci dan sarana untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

“Anak-anakku Generasi Z, mari kita cintai masjid. Jadikanlah hati kita selalu tertuju pada masjid. Arahkan langkah kita menuju masjid. Dan biarkan pola pikir kita terbentuk di tengah-tengah masjid, sehingga kita bergerak dari satu tempat yang suci ke tempat suci lainnya, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” tegas Khofifah.

“Dengan demikian, jiwa dan pikiran kita akan senantiasa berpindah dari keheningan masjid ke keheningan masjid yang lain,” imbuhnya.

“Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Bulan ini merupakan waktu yang tepat untuk membersihkan hati, membersihkan pikiran, dan memperbaiki langkah kita dengan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT,” lanjutnya.

“Seperti yang telah kita alami selama beberapa bulan terakhir, Indonesia mengalami proses kampanye dan pemilihan Presiden dan Legislatif di semua tingkatan. Interaksi sosial politik berlangsung dinamis. Saatnya bagi kita untuk membersihkan hati dan pikiran dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Perbedaan pendapat dan pilihan politik hendaknya kita jadikan sebagai pupuk bagi demokrasi yang memperkaya politik Indonesia,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini juga mengajak Generasi Z untuk meneladani Nabi Muhammad SAW, yang senantiasa mempertimbangkan tanggung jawab akhirat dari setiap tindakan dan langkahnya dalam kehidupan.

Salah satu kisah yang disampaikan oleh Khofifah adalah bagaimana Nabi Muhammad SAW selalu menyadari bahwa segala yang beliau lakukan, termasuk makan dan minum, akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.

“Saya baru saja kembali dari Turki, dan di Istanbul saya mengunjungi makam sahabat Abu Ayyub al-Ansari. Beliau adalah seorang sahabat Ansar yang rumahnya pernah menjadi tempat tinggal bagi Nabi Muhammad SAW selama beberapa bulan saat awal hijrah ke Madinah,” kata Khofifah.

Meskipun banyak dari kaum Ansar yang berdoa agar rumah mereka menjadi tempat tinggal Rasulullah, Allah memberikan kemuliaan kepada rumah Abu Ayyub Al-Ansari sebagai tempat persinggahan dan tempat tinggal Rasulullah selama beberapa bulan .
Pada suatu hari, lanĵut Khofifah menceritakan, bahwa Sayidina Abakar Ash Siddiq r.a dan Sayyidina Umar bin Khattab r.a. sedang lapar saat yang sama Rosulullah juga sedang lapar. Kemudian oleh Rasulullah, para sahabat diajak ke rumah Abu Ayyub Al Anshari.

Di sana oleh Abu Ayyub Al Anshari rombongan Rasulullah disuguhkan buah kurma dan juga dipotongkan kambing agar bisa dimakan bersama-sama.

Rombongan tersebut kemudian menyantap dengan lahap. Dan tak lupa Rasulullah mengutus salah satu sahabat agar mengirimkan sepotong daging dan roti serta kurma untuk putri kesayangannya yaitu Fatimah.

“Dan di akhir setelah menyantap sajian tersebut, Rasulullah bersabda bahwa semua yang kita makan dan kita minum ini akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Hal itu beliau sampaikan walaupun sudah jelas bahwa yang beliau makan saat itu adalah hasil sembelih dari hewan Abu Ayyub Al Anshari,” ujar Khofifah.

“Betapa bahwa Rasulullah sangat peduli dengan apa yang dilakukan sampai hal terkecil. Maka semoga Allah selalu menjaga kita untuk mendapatkan rezeki yang halal, sehingga darah dan daging di tubuh kita dan keluarga kita berasal dari Rizki yang halal dan barokah,” imbuhnya.

Di akhir, Khofifah mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadhan. Baik yang memulai hari ini maupun besok, dikatakan Khofifah semua sama baiknya dan sesama muslim harus saling menghormati.

“Mari bersama sama kita sucikan diri di bulan suci Romadlan ini. Selamat menjalan ibadah di bulan suci Romadlan 1445 H. Mohon maaf lahir batin,” pungkas Khofifah.

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru