Bupati Bangkalan Luncurkan HELLO KRENA di Musrenbang 2027

Rabu, 1 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat meluncurkan HELLO KRENA pada Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Pratanu, Selasa (31/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat meluncurkan HELLO KRENA pada Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Pratanu, Selasa (31/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Pendopo Pratanu, Selasa (31/3/2026). Dalam forum ini, pemerintah daerah meluncurkan inovasi digital untuk memperkuat sistem perencanaan pembangunan.

Peluncuran aplikasi “HELLO KRENA” menjadi sorotan utama karena dinilai mampu meningkatkan transparansi dan partisipasi publik dalam penyusunan kebijakan daerah.

Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema percepatan pengembangan infrastruktur strategis berkelanjutan. Forum ini menjadi ruang sinkronisasi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan Bangkalan ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Lukman Hakim meresmikan aplikasi berbasis website “HELLO KRENA”. Platform ini dirancang sebagai forum komunikasi interaktif digital yang menghubungkan perangkat daerah, tim perencana, serta masyarakat.

Aplikasi ini juga menyediakan layanan konsultasi, monitoring dokumen, hingga pendampingan penyusunan rencana pembangunan. Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap kualitas perencanaan menjadi lebih terukur dan akuntabel.

“Inovasi harus menjadi budaya kerja berkelanjutan di lingkungan pemerintah daerah,” ujar Lukman Hakim dalam sambutannya.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Muhammad Yasin, mengapresiasi langkah tersebut. “Ini menjadi ruang partisipasi publik berbasis digital untuk penyempurnaan dokumen perencanaan,” katanya.

Peluncuran HELLO KRENA dinilai sejalan dengan agenda penguatan layanan publik berbasis teknologi. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong transparansi, mempercepat proses perencanaan, serta membuka akses partisipasi masyarakat secara lebih luas.

Selain itu, digitalisasi perencanaan dinilai penting untuk mendukung iklim investasi dan pengembangan industri di daerah. Hal ini menjadi bagian dari strategi transformasi sosial ekonomi yang lebih inklusif.

Pemerintah berharap inovasi ini dapat memperkuat efektivitas perencanaan pembangunan. “Dengan sistem yang transparan dan partisipatif, kualitas kebijakan akan semakin meningkat,” pungkas Yasin.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru