BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Pendopo Pratanu, Selasa (31/3/2026). Dalam forum ini, pemerintah daerah meluncurkan inovasi digital untuk memperkuat sistem perencanaan pembangunan.
Peluncuran aplikasi “HELLO KRENA” menjadi sorotan utama karena dinilai mampu meningkatkan transparansi dan partisipasi publik dalam penyusunan kebijakan daerah.
Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema percepatan pengembangan infrastruktur strategis berkelanjutan. Forum ini menjadi ruang sinkronisasi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan Bangkalan ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Lukman Hakim meresmikan aplikasi berbasis website “HELLO KRENA”. Platform ini dirancang sebagai forum komunikasi interaktif digital yang menghubungkan perangkat daerah, tim perencana, serta masyarakat.
Aplikasi ini juga menyediakan layanan konsultasi, monitoring dokumen, hingga pendampingan penyusunan rencana pembangunan. Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap kualitas perencanaan menjadi lebih terukur dan akuntabel.
“Inovasi harus menjadi budaya kerja berkelanjutan di lingkungan pemerintah daerah,” ujar Lukman Hakim dalam sambutannya.
Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Muhammad Yasin, mengapresiasi langkah tersebut. “Ini menjadi ruang partisipasi publik berbasis digital untuk penyempurnaan dokumen perencanaan,” katanya.
Peluncuran HELLO KRENA dinilai sejalan dengan agenda penguatan layanan publik berbasis teknologi. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong transparansi, mempercepat proses perencanaan, serta membuka akses partisipasi masyarakat secara lebih luas.
Selain itu, digitalisasi perencanaan dinilai penting untuk mendukung iklim investasi dan pengembangan industri di daerah. Hal ini menjadi bagian dari strategi transformasi sosial ekonomi yang lebih inklusif.
Pemerintah berharap inovasi ini dapat memperkuat efektivitas perencanaan pembangunan. “Dengan sistem yang transparan dan partisipatif, kualitas kebijakan akan semakin meningkat,” pungkas Yasin.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar