Bupati Bangkalan Soroti Hoaks dan Polarisasi di Ruang Digital

Jumat, 14 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat menghadiri Dialog Kebangsaan yang diinisiasi Polres Bangkalan di Kabupaten Bangkalan, Kamis (13/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat menghadiri Dialog Kebangsaan yang diinisiasi Polres Bangkalan di Kabupaten Bangkalan, Kamis (13/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di ruang digital tanpa melalui proses verifikasi. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Dialog Kebangsaan yang diinisiasi Polres Bangkalan, Kamis (13/8/2026).

Dialog bertema “Merawat Bhinneka Tunggal Ika, Memperkuat Persatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital” itu menjadi ruang untuk memperkuat persatuan sekaligus membahas tantangan sosial akibat perkembangan teknologi dan arus informasi.

Lukman mengatakan masyarakat kini seolah hidup dalam dua ruang, yakni dunia nyata dan dunia maya. Perkembangan teknologi membuat informasi tersebar cepat, tetapi kondisi tersebut juga membuka peluang munculnya informasi yang tidak terverifikasi.

“Saat ini masyarakat kita hidup di dua ruang, yaitu dunia nyata dan dunia maya. Di dunia maya informasi sangat luas, bahkan kadang cenderung liar dan tidak terkontrol. Kondisi ini bisa memunculkan hoaks dan berbagai narasi yang berpotensi memecah belah bangsa,” ujar Lukman.

Menurutnya, teknologi tidak semestinya hanya dipandang sebagai ancaman. Ruang digital dapat dimanfaatkan untuk memberikan manfaat positif, memperkuat literasi digital, serta membuka ruang partisipasi publik.

Lukman juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang menjadikan opini di media sosial sebagai kebenaran. Padahal, setiap informasi membutuhkan validasi dan kajian sebelum dijadikan dasar dalam menyikapi suatu persoalan.

“Berbagai informasi maupun aspirasi masyarakat harus kita tangkap, kemudian dikaji secara cermat. Pemerintah juga perlu membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat sebelum mengambil kebijakan,” katanya.

Ia menegaskan nilai kebersamaan, gotong royong, musyawarah, dan semangat Pancasila perlu terus dijaga. Kemajuan teknologi tidak boleh mengikis hubungan sosial maupun rasa persaudaraan masyarakat.

Lukman mengapresiasi Polres Bangkalan yang menginisiasi Dialog Kebangsaan. Menurutnya, forum semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk memperkuat persatuan.

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan ruang digital. Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi dan memperoleh informasi, sekaligus menghadirkan tantangan yang perlu diwaspadai.

Ia mengajak masyarakat meningkatkan literasi digital dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Etika bermedia sosial juga perlu dijaga agar perkembangan teknologi dapat mendukung persatuan dan kesatuan bangsa.

Penguatan literasi digital dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga masyarakat dari dampak informasi yang berpotensi memicu polarisasi. Dialog Kebangsaan tersebut menjadi salah satu ruang untuk memperkuat kesadaran bersama dalam merawat Bhinneka Tunggal Ika di tengah perkembangan ruang digital.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru